ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
281


__ADS_3

Adam sangat berharap Lina meminta uang miliyaran rupiah padanya, asal hutang budinya pada Lina di anggap lunas. Kalau pun Lina meminta harta yang sudah ia miliki rasanya Adam lebih memilih memberikan itu dari pada melepas istri yang sangat ia cintai.


"Kenapa dia bisa memiliki mu sementara aku tidak, aku sudah lama memperjuangkan cinta ku, mana janji mu saat kita masih berseragam abu-abu mana Adam?"


"Itu sudah sangat lama Lina, bahkan kita pun sudah berpisah beberapa tahun lamanya dan kau pun sudah pernah bertunanangan dengan pria lain kan?"


"Apa yang kau harapkan dari wanita itu Adam? Dia hanya gadis biasa, tidak ada apa-apanya bila di bandingkan dengan aku!" teriak Lina.


"Lina cukup ya, jangan pernah kau menghinanya"


"Aku curiga jangan-jangan dia sudah memakai ilmu pelet untuk memikat mu"


"Heh" terdengar suara Sela yang langsung masuk dan mendekati Lina.


PLAK.


Tanpa ada basa-basi tangan Sela melayang begitu saja di pipi Lina dan membuat Lina reflek memegang pipinya yang terbawa kesamping.


"Sayang" Adam mencoba menenagkan Sela dengan cara memeluk Sela.

__ADS_1


"Apa, kau mau membelanya, iya?" teriak Sela di wajah Adam, Sela berkacak pinggang di hadapan Adam dan menunjukan wajah garangnya.


Adam mengurungkan niatnya untuk memeluk Sela, Adam malah mundur dua langkah dan mengangkat kedua tangannya.


"Enggak yang" kata Adam mendeguk saliva ia baru tahu ternyata istrinya sangat menyeramkan ketika marah.


Sela berbalik dan kembali menatap Lina dengan pandangan yang tajam.


"Heh, kenapa kalau aku hanya wanita biasa yang tidak sebanding dengan mu" Sela menunjuk wajah Lina tanpa rasa takut.


"Lihat Adam wanita seperti apa yang kau nikahi, tidak ada sopan santun dan etika" Lina malah memikirkan cara untuk menjatuhkan Sela di hadapan Adam.


"Dasar wanita gila!" ketus Lina.


Sela yang lebih pendek dari Lina tidak takut sedikit pun, ia semakin kesal dan maju mendekati Lina sambil melipat lengan kemeja merah yang ia pakai.


"Kau bilang aku gila?" tanya Sela.


"Kau memang gila! Dan aku yakin kau memakai pelet untuk memikat Adam, kalau tidak dia tidak akan sudi menikahi mu" kata Lina lagi.

__ADS_1


Sela menarik rambut Lina yang panjang dan bergelombang terurai indah.


"Oh ya, aku gila ya aku memang gila dan kau mau tau aku segila apa?" tanya Sela sambil tangannya mencengkram kuat rambut Lina ke belakang, dan sebelah lagi mencengkram kuat dagu Lina.


"Sakit!" Lina berusaha lepas dari Sela tapi tangan Sela sangat kuat menggulung rambut Lina di tangannya hingga sulit di lepaskan, bahkan kepala Lina ikut terbawa ke samping.


"Dasar perempuan kurang ajar, apa kau tidak bisa mencari lelaki lain sampai harus menggoda suami orang!" bentak Sela.


"Sakit lepas hiks hiks hiks" Lina berpura-pura melas dan menangis berharap Adam membela nya.


"Sayang, Sela udah ya" Adam bukan kasihan pada Lina, tapi ia tidak mau istri nya sampai balik di serang Lina dan meninggalkan lecet.


Sela melepas Lina dan menghempaskan nya kelantai.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2