ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 71


__ADS_3

"Zieeeeeeeeeeeeee." Teriak Damar lalu bangun dari tidur nya.


Yasmin semakin panik melihat suami nya.


"Ini mas" Yasmin yang menyodorkan segelas air putih untuk Damar, agar Damar bisa merasa lebih tenang.


"Kamu kenapa nak" Ucap mama Sinta seraya duduk di samping Damar.


Damar hanya diam saja, tak menjawab sepatah katapun pertanyaan-pertanyaan orang di sekitar nya.


"Yasmin, kenapa Damar bisa seperti ini" Tanya Mama Sinta yang prihatin melihat anak nya.


"Yasmin juga ngga tau ma, Devano bilang setelah dari meeting merasa ayahnya tidak enak badan jadi dia antarkan ayah nya pulang terlebih dahulu tadi" Jelas Yasmin.


Damar hanya terus diam seperti orang linglung yang tidak menghiraukan orang di sekelilingnya sama sekali dan kini tubuh Damar semakin menggigil. Yasmin yang sangat khawatir pada suaminya ia semakin panik dan tidak bisa berpikir secara jernih, kini Yasmin hanya bisa menitihkan air mata saat melihat suami nya.


"Ma, cepat kamu telepon dokter keluarga kita dan suruh dia cepat kesini" Ucap Papa Hardy pada sang istri.


"Iya pa" Jawab Mama Sinta langsung mengambil telepon rumah yang ada di atas nakas kamar Damar dan Yasmin.


Tut.. Tut.. Tut..


"Dokter Andre ngga bisa di hubungi pa" Ucap Mama Sinta.


"Hubungi terus ma"


Tut.. Tut.. Tut..

__ADS_1


"Tetep ngga bisa pa"


Entah mengapa Dokter Andre selaku dokter keluarga di keluarga Wijaya yang biasanya selalu sigap saat di hubungi namun tidak dengan saat ini.


"Ya udah biar papa aja yang jemput Dokter Andre"


"Tunggu pa, biar Chandra aja yang jemput Dokter Andre" Ucap Mama Sinta.


*Telepon


"Iya bunda, ada apa?"


"Ini oma sayang, Chandra kamu tolong ke rumah sakit Prayoga terus jemput Dokter Andre sekarang ya" Ucap Mama Sinta pada Chandra di sebrang sana.


"Ada apa Oma?" Tanya Chandra yang heran mengapa oma nya seperti panik.


Setelah mengakhiri panggilannya, Yasmin langsung mengambil alih telepon rumah yang gunakan mama Sinta.


"Halo bun?" Jawab Devano di sebrang sana.


"Kamu pulang sekarang ya sayang"


"Iya iya bunda, Dev langsung pulang sekarang" Jawab Devano dengan sigap karena mendengar isak tangis sang bundanya di telepon.


Setelah sesampainya di rumah keluarga Wijaya, Dokter Andre langsung memeriksa kondisi Damar dan masih terlihat disitu jika Damar masih dengan tubuh yang menggigil dan pikiran yang sangat linglung.


"Sebenarnya apa yang terjadi Pak Damar bu?" Tanya Dokter Andre yang merasa bingung dengan kondisi Damar.

__ADS_1


"Saya juga kurang tau dok, suami saya pulang meeting langsung seperti ini" Jawab Yasmin.


"Sepertinya Pak Damar sedang mengalami syok yang kini sangat mengganggu isi pikirannya, maka dari itu lah yang menyebabkan Pak Damar seperti orang ling lung sekarang ini" Ucap Dokter Andre


"Saya sudah menyiapkan obat untuk menenangkan Pak Damar, karena jika di biarkan ini akan terus mengganggu kesehatan pikiran bahkan jiwa Pak Damar. Dan kalau bisa segera di atasi apapun masalahnya yang membuat Pak Damar seperti ini bu" Lanjut Dokter Andre


"Bundaa.." Teriak Devano dari luar yang langsung berlari menuju kamar ayahnya merasa khawatir dan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi.


"Dev, kamu bilang sama bunda. Sebenarnya apa yang terjadi sampai membuat ayah kamu seperti ini?" Tanya Yasmin dengan memegang pundak sang anak dan menatap kedua matanya agar Devano bisa jujur pada dirinya.


"Eee... Sebenarnya" Ucap Devano yang menggantung. Sebenarnya Devano tidak ingin menyembunyikan atau pun berbohong pada sang Bunda, namun ia khawatir jika bunda nya tau persoalan ini bisa-bisa bunda nya juga merasa syok seperti apa yang kini di alami oleh ayahnya.


"Ayo Dev ceritakan semua apa yang terjadi. Apakah di perusahaan ada masalah? Apa perusahaan mengalami kebangkrutan yang opa tidak tau?" Tebak papa Hardy karena cucu nya yang tak kunjung ingin bercerita.


"Tidak opa, sebenarnya.. Kemarin setelah meeting ayah bertemu dengan perempuan yang ayah yakini dia Kak Zie, namun setelah aku mengikuti ayah untuk mencarinya kembali kami tidak ketemu perempuan itu lagi" Jelas Devano.


"Apaa!!" Jawab Yasmin dengan sedikit berteriak.


FLASHBACK OFF


...**Jangan lupa mampir di cerita ku yang lain nya ya kak....


...Jodoh pilihan Istri...


...First Love Story**'...


...💐💐💐💐💐💐...

__ADS_1


...Yuk yuk Komen, Like dan Vote nya supaya Author lebih semangat lagi...


__ADS_2