ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
342


__ADS_3

Kini Sela tengah duduk di kursi kerja Adam dengan permen yang ada di mulut nya, dan tangan nya sibuk mengotak-atik ponsel sang suami.


Bukan tidak sopan tapi kini selama Sela dan Adam rujuk razia ponsel sangat sering Sela lakukan, ia kini semakin posesif pada Adam. Ia tak sanggup lagi jika hal yang lalu terulang kembali.


"Sayang" Adam baru masuk ke ruangannya, sebelumnya ia meeting dengan beberapa rekan bisnisnya, Sela yang mendengar sang suami meletakan ponselnya. Ia turun dari kursi dan berjalan mendekati Adam tidak lupa Sela bergelanjut manja di leher sang suami.


"Kakak kok senyum?" Sela merasa aneh dengan senyuman Adam.


"Kamu mungil banget yang, Kakak harus jongkok begini loh" tutur Adam terkekeh.


"Gendong" Sela meloncat dan Adam menggendong sang istri di pinggangnya seperti anak kecil yang di gendong ibunya, dengan kaki Sela yang melingkar di pinggang Adam.


"Kamu ringan banget sih" Adam mencolek hidung Sela dengan sebelah tangannya, sementara sebelah lagi memegang pinggang Sela agar tak terjatuh.


"Kakak menghina banget deh" kesal Sela sambil masih memakan lolipot di mulutnya.


"Bagi dong" Adam duduk di sofa bersama Sela yang ikut duduk di pangkuannya, kaki Sela masih setia melingkar di pinggang Adam.


"Kakak mau?" Sela melepas lolipop di mulutnya dan mengacu kan pada Adam.

__ADS_1


"Beli dong" Sela kembali memasukan pada mulutnya.


"Kamu nakal ya" Adam mengkelitiki Sela sebab sudah berani mengerjainya.


"Ahahaha" Sela tertawa lepas melihat wajah kesal Adam.


"Bagi" gengan cepat Adam mengambil lolipop di mulut Sela saat sang istri tengah tertawa, dengan cepat Adam memasukannya kedalam mulutnya agar Sela tak mengambilnya kembali.


"Sela masih punya banyak tau Kak" Sela mengambil banyak lolipop dari saku rok yang ia pakai, Adam frustasi melihat istrinya seperti anak-anak yang menyimpan lolipop sangat banyak di sakunya.


"Dari tadi Kakak rebut dari kamu sia-sia dong, ternyata lolipop di saku kamu masih banyak banget begini ya" Adam hanya geleng-geleng kepala melihat istrinya seperti anak kecil.


"Sayang kamu tadi di sini Kaka tinggal ngapain aja?" Adam tau ia pergi hampir dua jam ia pikir istrinya akan meminta supir untuk di antar pulang, namun ternyata sang istri masih setia menunggunya.


"Nggak ada, cuman tidur, makan terus main game" jawab Sela.


"Itu aja?"


"Heem, Kakak tadi di sana nggak senyumin cewek kan" tangan Sela menarik dasi Adam hingga Adam merasa tercekik.

__ADS_1


"Nggak sayang, beneran deh" Adam kini justru semakin takut pada Sela yang semakin terlihat galak.


"Okey" Sela merenggangkan dasi Adam, agar sang suami tidak tercekik. Ia juga sebenarnya tak tega itu hanya gertakan saja agar suaminya ingat bila berniat ingin bermain gila di belakangnya.


"Kamu kok tambah galak si sayang" Adam memeluk mendekatkan pinggang Sela pada bagian inti tubuhnya yang terasa mengeras di sana.


"Ya kan biar Kakak nggak macam-macam, kalau Kakak macam-macam yang ini ni" Sela menggerakan pinggangnya hingga Adam hanya bisa menahan sambil menutup mata.


"Sela potong" Sela menujukan tangannya pada Adam seolah ia tengah memotong lolipop itu.


"Kalau lolipopnya di potong mau di apain" seloroh Adam.


"Sela jadiin gantungan kunci" jawab Sela yang membuat Adam merinding.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2