
Sedangkan Langit melajukan mobil nya menuju sebuah kastil tua yang berada di pinggiran kota. la turun dari mobil melangkah masuk ke dalam kastil tersebut.
Di pintu depan kastil, ia sudah di sambut dengan satu orang yang mencolok. Dan juga di belakang orang itu ada lima pria yang bertubuh besar serta tinggi, yang berpakaian warna hitam.
Mereka menunduk saat Langit berada di dekat mereka. Orang yang berpenampilan mencolok dari yang lain itu, melangkah mendekati Langit. la berjalan mensejajarkan dirinya dengan Langit seraya terus melaporkan apa yang telah terjadi.
"Kalian sekap di mana dia?" tanya Langit dengan suara yang datar.
"Ada di ruang bawah tanah bos. Franky sudah memberi nya pelajaran agar dia mau buka mulut namun dia sangat kuat dan gigih tidak mau mengatakan siapa yang menyuruh nya" dengan langkah lebar orang itu mengikuti kemana Langit melangkah.
"Selidiki latar belakang keluarga nya dan jangan terlalu menggunakan kekerasan yang berlebihan, aku tidak mau sampai salah menangkap orang" titah Langit dengan suara tegas dan di jawab dengan anggukan oleh orang yang berada di sampingnya.
Orang itu berkulit kuning langsat, hidung mancung, mata sedikit sipit, alis yang tebal serta memiliki rahang yang tegas. Dan jangan lupakan juga ia memiliki gestur tubuh yang tinggi dan besar, lebih gagah dari Langit karena orang tersebut rajin melakukan pemanasan di setiap paginya. Ya, lelaki itu biasa di sebut dengan nama Samuel.
__ADS_1
Samuel merupakan kaki tangan Langit di organisasi tersebut. la pertama kali bertemu dengan Langit pada saat diri nya tengah di gebuki oleh preman di pasar, waktu itu Langit mengantar sang mama dan tidak sengaja melihat Samuel di keroyok oleh tiga orang preman di pasar tersebut.
Langit langsung turun dari mobil lalu membantu Samuel untuk berduet dengan tiga preman pasar itu. Kejadian itu sudah lewat sepuluh tahun silam, pada saat itu tubuh Samuel masih kurus dan cungkring. Ia menjadi pemulung untuk menghidupi kebutuhan nya lalu di palak ketiga preman tersebut dan Samuel tetap mempertahankan uang nya yang hanya berjumlah dua puluh ribu. Alhasil, ia di hajar habis-habisan oleh preman tersebut. la selamat tatkala Langit datang menolong nya, preman tersebut kalah telak dengan Langit, karena Langit mempunyai ilmu beladiri dengan tingkat yang tinggi, jadi dengan mudah Langit untuk mengalahkan nya.
Samuel tidak akan melupakan kejadian tersebut dan juga mulai saat itu ia berjanji akan selalu menjadi bayangan Langit tatkala Langit mengerjakan pekerjaan nya yang satu nya lagi. Ia akan mendedikasikan hidup nya untuk Langit.
Ya, Samuel lah yang sering muncul di dalam organisasi. Ia juga di sebut sebagai bayangan pemimpin Black Leon dan Langit tidak mempermasalahkan itu. Karena jika banyak yang mengetahui identitas nya akan sangat membuat negara ini gencar dengan berita nya.
"Kamu sudah menyelidiki apa yang aku minta?" tanya Langit menoleh sekilas pada Samuel dan di jawab anggukan oleh orang bermuka datar tersebut.
"Jangan buat aku penasaran Sam!" kesal Langit. Samuel terkikik geli, ia sangat suka membuat pahlawan juga bos nya itu kesal.
Lalu mereka melangkah masuk ke dalam ruangan yang sangat gelap gulita tanpa ada nya penerangan sedikit sekalipun. Maklum, itu merupakan kamar bawah tanah yang terdapat di kastil ini.
__ADS_1
"Nyalakan penerangan!" titah Samuel pada para bawahannya.
CTAK!
Bukan lampu yang menerangi seluruh ruangan tersebut, melainkan hanya sorot lampu yang tertuju pada si pelaku. Orang itu memejamkan mata, entah karena silau atau karena luka lebam di seluruh tubuh dan juga wajah nya.
Dengan posisi tangan di ikat ke atas, serta kedua kakinya juga di ikat. Orang itu terkulai lemas dalam posisi berjongkok serta kepala menunduk.
Langit berjalan mendekat ke arah orang itu dan di ikuti Samuel dari belakang nya.
"Kau!" Langit terkejut saat melihat siapa dia.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....