
" Mas kamu ngapain?." Tanya Yasmin karena Damar juga ikut merebahkan diri nya di samping Yasmin.
" Tidur." Jawab Damar.
" Bangun." Ucap Yasmin. Damar bangun dan berdiri di samping tempat tidur, Yasmin mengambil bantal dan memberikan nya pada Damar.
" Tidur di luar atau cari kamar lain." Kata Yasmin dengan tegas.
" Tapi aku mau di sini sama kamu yank, aku tidak salah kan tidur dengan istri ku sendiri." Kata Damar yang memelas di hadapan Yasmin.
" Kalau kamu mau tinggal di sini tidur di luar, kalau tidak mau silahkan keluar dari rumah ini." Ucap Yasmi
Damar menundukkan kepala nya dan berjalan keluar, ia terus berjalan dan menutup pintu lalu ia membaringkan tubuh nya di sofa di depan pintu kamar Yasmin.
" Aku akan tetap bertahan walau kamu membenci ku, aku yakin hatimu sangat mulia dan kamu pasti akan menerima maaf ku, karena aku akan terus berjuang demi bisa menebus perbuatan ku pada mu." Batin Damar.
__ADS_1
Malam hari nya Yasmin terbangun dari tidur nya karena merasa haus dan ingin minum.
Yasmin bangun dan turun dari tempat tidur nya, ia berjalan keluar kamar dan melihat Damar yang tidur meringkuk di sofa. Yasmin tidak perduli ia terus berjalan ke dapur, dan setelah ia minum, Yasmin kembali ke kamar nya dan ingin melanjutkan tidur nya.
Namun saat Yasmin hendak masuk ke kamar nya ia melihat Damar, Yasmin mulai berjalan ke arah sofa. Ia melihat wajah Damar sedikit pucat, lalu Yasmin memegang dahi dan tangan suami nya.
Damar tidak menggunakan selimut ia seperti kedinginan.
" Yas, jangan tinggal kan aku, aku mohon aku berjanji akan selalu ada di samping mu, dan aku menyesal atas apa yang sudah aku lakukan, Yas aku mohon, Yasmiiiiiin." Rancau Damar yang terus mengigau menyebut nama Yasmin dengan wajah yang semakin pucat.
" Mas." Yasmin terus memanggil Damar yang terus mengigau dalam tidur gelisah nya.
" Mas." Yasmin mulai meras khawatir
Yasmin berusaha membangunkan Damar. Sambil terus menggoyang goyang kan tubuh Damar yang terasa dingin. Namun Damar sangat sulit sekali di bangunkan, ia terus saja mengigau menyebut nama Yasmin.
__ADS_1
" Yasmin!!!!!!." Damar berteriak dengan nafas yang memburu seolah olah ia selesai berlari, tubuh nya mulai tersadar, ia juga mengeluarkan keringat, Damar mulai tersadar dan mengusap wajah nya dengan kasar. Damar melihat Yasmin yang duduk di samping nya.
Damar mulai bangun dan mendudukkan diri nya dengan cepat Damar memeluk tubuh mungil istri nya, ia sangat takut mimpi buruk tentang Yasmin meninggalkan diri nya menjadi nyata.
" Sayang kamu jangan tinggalin mas ya." Kata Damar yang masih terus menerus memeluk Yasmin.
Yasmin diam tidak menjawab hati nya yang sekeras batu itu. Seperti nya sangat susah sekali untuk melunakkan nya.
Rasa benci karena Damar sudah memaksa menikah dengan nya masih belum bisa di terima oleh Yasmin, dan di tambah lagi ia harus menjadi istri simpanan, lalu Damar selalu bersikap sesuka hati nya tanpa memikirkan perasaan Yasmin.
Damar mulai melepaskan pelukan nya dan ia sedikit menjauh kan tubuh nya dengan tubuh Yasmin, Damar ingin memeluk Yasmin lagi tapi tidak berani.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...