ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
76


__ADS_3

" Si kembar sudah berangkat sekolah neng." jawab mbok Yem.


" Oh ya sudah, saya mau buat sarapan buat mas Damar, mbok lanjut saja pekerjaan mbok ya ." kata Yasmin dengan tersenyum pada wanita paruh baya itu.


Yasmin mulai membuat kopi dan menaruh nya di meja makan, setelah itu Yasmin kembali lagi ke dapur dan mulai memasak nasi goreng, karena Yasmin pernah melihat Damar sangat suka sekali dengan makan nasi goreng nya.


Yasmin memang belum bisa menerima Damar, namun Yasmin sadar ia adalah seorang istri maka dari itu ia melakukan semua pekerjaan itu.


Tidak berselang lama Yasmin selesai dengan memasak nasi goreng, ia mulai memindahkan nya ke piring. Lalu menata nya di meja makan dan terlihat Damar juga sudah berdiri di sana, Damar diam, ia mematung, memandang apa yang Yasmin siapkan untuk nya.


Damar mulai tersenyum, bagaimana tidak tersenyum, selama ini ia memang menginginkan di perhatikan oleh istri nya, mulai dari membuatkan kopi, menyiapkan nya sarapan dan selalu memperhatikan diri nya.


Dan Damar mulai merasakan sedikit demi sedikit saat ia menikah dengan Yasmin. Ia tidak menyangka Yasmin yang masih berusia 19 tahun itu mampu melayani suami nya. karena Celin saja yang sudah terbilang cukup dewasa belum mampu melakukan itu.

__ADS_1


" Duduk." kata Yasmin. ia mulai menyeruput kopi dengan rasa bahagia di tambah ia pagi ini bisa merasakan sarapan masakan istri nya, karena biasa nya ia selalu sarapan di kantor dengan Adam yang setiap pagi membeli nya di restauran dan Damar terkadang bosan ia ingin makan makanan rumahan dengan istri nya yang masak.


ke dua nya terus memakan nasi goreng itu, tidak ada yang berbicara. hanya suara sendok yang sesekali berbenturan. Yasmin sudah selesai dengan sarapan nya, ia mulai membereskan piring nya dan membawa nya ke dapur, setelah itu Yasmin mengambil tas nya yang berada di dalam kamar.


Damar juga sudah selesai dengan sarapan nya, Damar keluar dari rumah dan masuk ke garasi lalu memulai menyalakan mesin mobil nya sambil menunggu Yasmin, tidak lama Yasmin keluar dari rumah, ia sama sekali tidak melirik Damar sedikit pun.


Yasmin berjalan keluar dan memulai membuka gerbang, Damar yang melihat Yasmin sudah di luar, ia buru buru keluar mengemudikan mobil nya. Damar berhenti tepat di hadapan Yasmin yang sedang berdiri di depan gerbang menunggu taksi lewat.


" Ayo naik." ucap Damar. Yasmin melihat Damar yang berada di dalam mobil, ia sama sekali tidak tertarik dengan tawaran Damar dan saat itu juga ada taksi yang lewat.


" Yasmin." Damar memanggil Yasmin yang sudah pergi meninggalkan nya dan lebih memilih naik taksi.


" Sial." umpat Damar sambil memukul kemudi.

__ADS_1


🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Yasmin sudah sampai di kantor, ia mulai memasuki lift. ting!!!! Kini ia sampai di deoan ruangan nya.


Ceklek!!!!


Yasmin membuka pintu dan mengedarkan pandangan nya, ia melihat Celin yang sedang duduk di kursi kebesaran Damar.


Seperti nya wanita itu sedang menanti suami nya karena semalam pergi begitu saja meninggalkan pesta dan sampai saat ini belum pulang.


" Selamat pagi nyonya." Sapa Yasmin. Celin tidak menjawab, ia hanya memandang sinis Yasmin.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2