
" Mama ke dalam dulu." kata mama Sinta pergi dan berlalu membawa rujak untuk papa Hardi dan meninggalkan keempat anak muda di gazebo sebelah rumah itu
" iya ma." jawab Yasmin.
" sayang ke kamar yuk." ajak damar.
" masih siang sudah main kamar saja." ketus Edo
" mangkanya nikah dasar playboy cap buaya buntung sirik." jengkel damar.
" yuk yank." damar menarik lembut tangan Yasmin.
" iya." Yasmin meletakkan piringnya dan pergi meninggalkan Gita dan Edo yang hanya duduk berdua di gazebo itu.
" sayang bikinin kopi dong." kata damar lagi.
" ya sudah Yasmin ke dapur dulu mas duluan ke kamar nanti Yasmin nyusul bawa kopi." kata Yasmin sambil melepas tangannya yang dipegang damar.
" tidak yank mas temenin saja yuk." kata damar.
" oke." Jawab Yasmin dengan tersenyum.
__ADS_1
Yasmin dan damar mulai memasuki dapur Yasmin mulai mengambil cangkir dan memasak air ia mulai mengisi gelas dengan gula dan kopi dengan damar yang melingkarkan tangannya dari belakang pada perutnya Yasmin Dan juga menenggelamkan wajahnya di tengkuk Yasmin
" mas geli." kata Yasmin karena damar terus menghirup dan mencium tengkuknya.
" tapi enakan yank?." tanya damar.b
" sudah jadi." kata Yasmin.
" sini mas aja yang bawa." kata damar ia mengambil alih kopi panas buatan Yasmin dan keduanya keluar dari dapur mulai menaiki tangga menuju kamar kamar yang dulu di tempat celin saat Yasmin sudah masuk ke kamar itu ia mulai mengedarkan pandangannya melihat isi kamar itu.
" mas kita ke kamar yang semalam Yasmin dan Mama saja ya." kata Yasmin yang merasa malas bila tidur di kamar itu.
" sayang ini kamar mas dari dulu dari mas kecil dan kita di sini saja." kata damar tangannya mulai meletakkan cangkir yang ia bawa di atas meja.
" sudah." damar menutup pintu kamar dan menguncinya ." di kamar itu tidak ada lagi barangnya Celine semua sudah dikirim Adam ke apartemennya yang ditempati Celine dan semua perabotan yang ada di kamar itu juga sudah diganti yang baru." Kata damar.
" sayang bukain jas mas dong." kata damar sambil mendekatkan dirinya pada Yasmin.
" oh bayi besar ku sayang." kata Yasmin ia langsung mengerjakan apa yang diperintahkan oleh damar.
" sayang ke mejanya juga ya." kata damar lagi.
__ADS_1
" iya mas sebentar satu-satu ya." katanya Yasmin dengan senyumnya.
" terima kasih sayangnya mas." damar sangat bahagia merasakan perhatian sang istri yang sangat ia inginkan
" yank sekalian dong pegal." damar duduk di sisi ranjang dan menepuk pundaknya.
Yasmin tersenyum dan ia mengerti jika suaminya ingin dipijat tentu saja Yasmin dengan senang hati memijat pundak sang suami dengan perasaan yang bahagia sebab ia ingin belajar menjadi istri yang sholehah
" mas sayang gak sih sama Yasmin?." tanya Yasmin disela-sela ia memijat pundak damar.
" sayang dong mana mungkin nggak sayang orang kamu kan istri soleha nya mas." jawab damar dengan tersenyum.
" mas lucu deh." Yasmin berdiri dan melihat penampilan sang suami yang hanya menggunakan boxer tapi masih memakai sepatu lengkap dengan kaos kakinya.
" iya yank." damar juga merasa aneh dengan penampilannya.
" ha ha ha." Yasmin memeluk perutnya dan tertawa terbahak-bahak tanpa bisa ditahan lagi
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...