ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 92


__ADS_3

Namun cibiran-cibiran tersebut tidak Zie hiraukan sedikit pun. Zie terus melangkah menuju ruang magang nya.


"Loh Zie, kamu masuk?" Tanya Dokter Andre.


"Iya dok, kan ini hari terakhir magang di sini" Jawab Zie tersenyum.


"Kenapa kamu ngga istirahat aja sih, ya udah kamu jangan banyak gerak ya" Ucap Dokter Andre seraya beranjak keluar dari ruangan anak magang.


"Zie kamu sakit? Sakit apa? Kok aku ngga tau?" Tanya Lucas yang bertubi-tubi seraya memegang tangan Zie karena sangat khawatir.


"Ee.. Enggak kok, aku udah sembuh" Jawab Zie yang gugup dan langsung melepaskan tangan nya yang masih di pegang oleh Lucas.


Meski Lucas sahabat nya dari awal kuliah, tetap saja Zie harus menjaga jarak karena kini ia sudah memiliki status sebagai seorang istri. Zie tidak jujur mengenai kehamilannya karena untuk pernikahan saja sahabat nya tersebut belum mengetahui, dan jika Zie langsung jujur mengenai kehamilan nya takut jika sahabat nya akan marah karena tidak mengetahui hal sebesar ini. Akhirnya Zie memutuskan menunggu waktu yang tepat untuk menceritakan semua pada Lucas dan teman-teman lainnya agar tidak ada salah paham sedikit pun.


"Kita ke UGD yuk, aku lihat ada korban kecelakaan barusan" Ajak Zie.


Lucas pun menurut dan berjalan di belakang Zie, namun tiba-tiba Zie merasa sangat pusing.

__ADS_1


"Eh Zie" Dengan sigap Lucas memegang bahu Zie saat Zie hampir terjatuh.


"Udah udah, aku antar kamu pulang aja ya sekarang" Ucap Lucas.


"Engga Lucas, aku ngga enak sama dokter Andre. Aku udah sering banget ngga masuk magang" Jawab Zie.


"Udah diem! Jalan sendiri apa aku gendong?" Tanya Lucas yang kekeh menyuruh Zie pulang.


"Hadeh, tadi udah dapet Sultan baru eh sekarang Lucas juga di deketin. Kayak gitu tuh cita-citanya dokter apa jual diri sih" Ucap salah seorang teman magang Zie.


"Lo diem apa milih gue sobek sekalian mulut lo biar ngga bisa mingkem!" Bentak Lucas karena sangat geram mendengar sahabatnya di tuduh yang tidak-tidak.


Usai mendengar jawaban Zie, Lucas langsung menuntun Zie menuju dimana mobilnya terparkir. Lucas langsung mengendarai mobilnya menuju rumah Zie yang sekarang karena di tengah perjalan Zie sudah bilang kalau ia pindah rumah, dan hanya butuh waktu tiga puluh menit mereka berdua pun sampai.


Tok.. Tok.. Tok...


"Loh Zie, kamu nggak apa-apa sayang?" Tanya bunda Yasmin yang baru membuka pintu namun langsung syok melihat anak nya yang datang dengan kondisi pucat.

__ADS_1


"Zie tadi hampir pingsan tante, jadi saya antar pulang aja" Sahut Lucas pada bunda Yasmin.


"Ya udah kamu masuk dulu ya, biar bunda bawa Zie ke kamar nya dulu" Jawab bunda Yasmin.


Lucas masih sangat heran mengenai kehidupan Zie yang sekarang, ia berpikir hanya pindah rumah baru saja namun saat sampai di rumah baru tersebut orang yang menyambut Zie pun lain dan dia berkata diri nya dengan sebutan bunda. Siapa bunda itu? Tanya Lucas pada diri nya sendiri.


"Maaf ya lama, oh iya ini siapa nya Zie?" Tanya bunda Yasmin agar jelas dan tidak terjadi ke salah pahaman nantinya.


"Saya sahabat nya Zie tante, dari awal kuliah dulu. Jadi saya khawatir banget sama keadaan Zie jadi saya langsung antar Zie pulang aja" Jelas Lucas.


"Terima kasih banyak ya nak. Oh iya, saya bunda nya Zie dan kamu panggil saya bunda aja" Ucap bunda Yasmin, teman-teman dari ke empat anak nya selalu memanggilnya bunda sehingga bunda Yasmin tidak terbiasa di panggil dengan sebutan tante.


"Ee itu bunda, maaf sebelumnya kalau saya ikut campur atau kepo. Tapi yang saya tau, bunda nya Zie itu tante Mayang" Tanya Lucas dengan gugup.


"Oh itu.... " Bunda Yasmin menjelaskan apa adanya pada Lucas karena ia percaya jika Lucas sahabat yang baik.


...Jangan lupa Like & Vote...

__ADS_1


...kakak kakak semua...


...❤️❤️❤️❤️❤️...


__ADS_2