ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 61


__ADS_3

Setelah bercengkrama dengan Edwin, Langit memilih untuk pulang ke rumah nya, ia ingin segera menemui Zie, ia sangat khawatir, karena istri nya tadi meninggalkan dengan kondisi menangis.


Beberapa saat kemudian Langit tiba di apartemen.


Langit melihat kalau apartemen nya masih sepi, ia masih berfikir kalau istri nya berada di kamar nya, setelah sampai di kamar, Langit belum melihat keberadaan Zie.


Langit duduk di atas tempat tidur sambil mengacak acak rambut nya karena ia tidak bisa mengontrol emosi nya di depan istri nya, ia begitu sangat sadar kalau saat di rumah sakit, ia sampai membentak istri nya gara gara laki laki itu dan tidak mau mendengar kan penjelasan dari Zie.


" sayang, kamu di mana, jangan buat aku seperti ini." ucap Langit dengan nada putus asa.


" apa di rumah papa, tapi tidak mungkin Zie akan kesana." ucap Langit lagi.


Dengan mondar mandir, Langit mencari keberadaan istri nya, Langit sudah menelepon istri nya tapi no nya tidak aktif, bahkan Langit mengecek keberadaan Zie melalui GPS istri nya tidak bisa juga.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Di tempat lain, Zie berada di rumah Sindi, ia hanya ingin menenangkan hati nya saja.


" Zie " panggil Sindi.


Sindi sudah beberapa kali memanggil Zie, namun tidak ada sahutan dari zie sama sekali, membuat Sindi semakin bingung, ada apa dengan sahabat nya ini.

__ADS_1


" Zie." panggil Sindi lagi.


" eh iya Sin, ada apa?." tanya Zie.


" kamu kenapa? kamu ada masalah? cerita ke Aku Zie, aku lihat dari tadi kamu melamun saja, coba kamu cerita ke aku." ucap Sindi.


" aku tidak apa apa kok." jawab zie.


Sindi yang tahu kalau sahabat nya ini sedang dalam masalah dan ia percaya kalau sahabat nya pasti bisa menyelesaikan masalah nya itu.


" Baik kalau memang kamu tidak masalah, aku percaya kamu adalah wanita yang kuat, yang selalu bisa menyelesaikan semua nya dengan baik, ingat satu hal, ada aku dan suami kamu yang akan selalu ada buat kamu, sekarang kamu istirahat dulu, setelah jernih kamu lebih baik pulang, kasihan suami kamu, pasti suami mu sedang menunggu kamu dengan perasaan khawatir karena ponsel kamu mati." ucap Sindi.


Zie mencerna setiap kata yang di ucapkan oleh sindi barusan.


" Sin, terima kasih, aku mau pulang." ucap Zie


" Tapi Zie , apa kamu tidak istirahat dulu, tenang kan fikiran kamu dulu baru pulang." ucap Sindi.


" tidak Sin, aku sudah baik, terima kasih atas apa yang kamu ucapkan barusan, aku harus menjadi wanita yang kuat dan sekuat baja." ucap Zie setelah itu berlalu keluar dari rumah Sindi.


30 menit kemudian

__ADS_1


Zie sudah sampai di apartemen, sebenarnya ia gugup untuk pulang ke apartemen suami nya, karena ia takut akan terjadi keributan nanti nya, tapi ia bertekad harus menjelaskan kepada suami, hasil nya bagaimana biar nanti suami nya yang memutuskan nya.


Ceklek.


Pintu apartemen terbuka.


Langit Yang sedang duduk di ruang tamu langsung berdiri dan melihat siapa yang membuka pintu apartemen.


" Sayang." panggil Langit kepada Zie, setelah tahu kalau istri nya pulang.


" Mas." balas Zie, mereka berdua saling menatap, mereka seperti dua orang yang sling merindukan, sampai sampai mereka lupa kalau beberapa jam yang lalu mereka sempat bersitegang.


Langit menghampiri Zie yang masih diam di belakang pintu, Langit yang masih berjalan di kejutkan dengan tindakkan yang zie lakukan, Zie berlari dan melompat ke tubuh Langit, Langit yang tidak siap akhir nya mundur beberapa langkah.


...**Jangan lupa mampir di cerita ku yang lain nya ya kak....


...Jodoh pilihan Istri...


...First Love Story**'...


...💐💐💐💐💐💐...

__ADS_1


...Yuk yuk Komen, Like dan Vote nya supaya Author lebih semangat lagi...


__ADS_2