
Zie sangat bosan di rumah karena beberapa hari setelah di tinggal suami nya, Zie hanya berdiam diri di rumah. Akhirnya ia memutuskan untuk keluar dengan teman kuliah nya sebentar, untuk menghilangkan rasa jenuh di rumah.
*Di sebuah cafe
Saat beecengkrama dengan Sindy, bunyi notif di ponsel milik Zie dan dengan segera Zie mengambil ponsel nya lalu menggeser layar nya ke kanan. Mimik wajah nya seketika berubah setelah melihat gambar di ponsel nya, dan Sindy pun menyadari hal itu.
"Ada apa Zie?" Tanya Sindy sedikit Khawatir, karena kini tangan Zie mengepal erat.
Zie masih menelisik orang yang ada di dalam foto tersebut. Ia mencari barang kali ada sesuatu yang janggal, namun Zie tidak melihat tak sedikit pun sesuatu yang ganjal di dalam foto tersebut.
"Apa yang sebenar nya kamu sembunyikan dari aku mas?" Ucap Zie dalam hati.
Setelah mendapat foto itu, Zie mencoba menghubungi nomor suami nya. Sesuai kecurigaan, nomor Langit mendadak tidak bisa di hubungi.
Wajah Zie berubah merah padam. Entah mengapa saat ini emosi nya menguasi otak nya, ia begitu geram dengan sikap Langit yang begitu ia percayai.
__ADS_1
"Ada apa Zie? Kenapa kamu terlihat seperti sedang marah?" Tanya Sindy penasaran.
Tanpa menjawab pertanyaan dari Sindy, Zie lebih memilih memberikan ponsel nya agar Sindy bisa melihat nya sendiri. Sindy meraih ponsel Zie, lalu melihat gambar yang membuat teman nya itu menjadi murka.
"Hah ini kan...." Pekik Sindy tercekat, ia menutup mulut nya yang terbuka lebar dengan telapak tangan nya.
"Kamu dapet dari mana foto ini Zie? Jika ini di jual ke media, mahal loh Zie harga nya" Lanjut Sindy dengan wajah penuh pertanyaan pada Zie.
"Maksud kamu?" Tanya Zie tidak mengerti.
"Kamu tidak kenal dengan perempuan ini?" Tunjuk Sindy pada seorang wanita yang ada di dalam foto tersebut. Dan Zie hanya menggelengkan kepala, tanda ia tidak mengenal wanita itu.
"Helooo.. Zie yang cantik, yang seksi, yang paling bahenol di rumah sakit Prayoga! Harap kamu inget ya, agar nggak ketinggalan info lagi. Wanita yang ada di dalam foto ini nama nya Winda, dia model yang sangat terkenal karena bentuk badan nya yang sangat menggiurkan dan paras yang memumpuni meskipun palsu" Terang Sindy.
"Dan laki-laki yang di sebelah nya ini" Tunjuk Sindy lagi pada sosok laki-laki yang sangat di kenali oleh Zie.
__ADS_1
"Dia adalah seorang CEO di perusahaan Bagaskara Corporation dan merupakan pewaris tunggal dari salah satu tiga serangkai kerajaan bisnis di dunia. Nama nya Langit Bagaskara, kekasih dari Winda" Lanjut Sindy.
Jleb!
Kalimat terakhir yang di ucapkan oleh Sindy bagai petir yang menyambar telinga Zie saat ini. Bagaimana mungkin suami nya itu memiliki kekasih, sementara dia mempunyai seorang istri.
Sindy memang sudah mengetahui jika Zie memiliki suami, namun ia belum pernah bertemu dengan suami nya sekalipun dan tidak mengetahui siapa suami Zie. Dia pun menjelaskan semua nya dengan santai, karena ia tidak mengetahui alasan Zie tampak marah saat melihat foto tersebut.
Zie tidak mau ber asumsi sendiri. Ia mencoba menghubungi nomor Edwin, sahabat Langit. Namun nomor sahabat suami nya itu juga tidak aktif.
"Apa kalian dengan sengaja mempermainkan aku?" Batin Zie.
Zie menarik nafas panjang, lalu mengehembuskan nya dengan pelan. Zie berusaha menguasai emosi nya sendiri agar tidak meledak, ia harus memikirkan solusi nya untuk masalah nya kini.
Setelah di rasa cukup tenang, Zie meraih tas serta ponsel yang tergeletak di atas meja lalu ia memutuskan untuk pulang.
__ADS_1
...NB : Author kasih masalah dikit-dikit ya supaya lebih berwarna, kan nggak ada rumah tangga yang sempurna tanpa berantem hehehe.. ...
...Bagaimana ya kelanjutannya? Siapa ya yang ngirim foto itu? Apakah Zie akan memaafkan Langit? Yok yok, ada yang bisa tebak nggak.....