ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
67


__ADS_3

" Damar, kamu kenapa diam? Ayo peluk istri tercinta mu itu." Ucap mami Ratih. Mami Ratih memang tidak suka dengan Celin yang sangat sombong itu, dan tidak suka mengurus suami nya, yang ia tahu hanya uang, belanja, main, tidak memperdulikan Damar bagaimana.


" Sayang, ayo peluk aku!!!!." Kata Celin, sambil menarik tangan Damar dari belakang agar memeluk pinggul nya


Begitu juga dengan Edo, Edo berusaha menghilangkan rasa canggung nya, ia mulai melingkar kan tangan nya di pinggang Yasmin, Yasmin hanya diam saya, ia hanya mengikuti alur nya saja, karena ia bingung harus apa.


Posisi mereka saling di peluk dengan pasangan mereka masing masing, Celin di depan Damar memeluk dari belakang dan Yasmin di depan dan Edo memeluk dari belakang.


" Do, wajah kamu taruh di leher Yasmin coba." Mami Ratih terus saja memarahi anak nya itu. Karena mami Ratih ingin pose yang romantis.


Edi mengikuti ke inginnan mami nya, karena ia malas berdebat dengan mami nya. Mau bagaimana pun cara nya berdebat dengan wanita yang satu ini pasti Edo juga akan kalah pada akhirnya.


Jadi lebih baik diam dan ikutin apa mau nya agar cepat selesai. Cekrek cekrek gambar sudah di ambil.


" Damar sama Celin pindah dulu, biar Edo dan Yasmin yang foto berdua, itung itung prewed ok." Kata mami Ratih. Damar pergi dari tempat itu, hati nya saat ini benar benar sakit karena melihat Yasmin di peluk orang lain. Dan dia tidak bisa berbuat apa apa.

__ADS_1


Wajah nya terlihat kesedihan. Rasa nya Damar ingin berteriak dan menangis, karena tidak sanggup melihat Yasmin dan laki laki lain seperti itu, meskipun saat ini Yasmin dengan sepupu nya sendiri, Damar bisa melihat kalau sepupu nya itu memiliki rasa dengan terhadap istri ke dua nya.


" Edo cium kening Yasmin dan Yasmin pegang tangan Edo." Perintah mami Ratih.


Deg!!!!.


Damar mengepalkan ke dua tangan nya, rahang nya mulai mengeras, jari jari nya mulai terkepal dan urat urat nya mulai terlihat.


" Sayang." Kata Celin dan memeluk lengan suami nya itu. Damar tidak menghiraukan Celin.


Damar pergi dari tempat itu dengan rasa marah yang begitu dalam. Ia lebih memilih meninggalkan tempat itu dari pada meluapkan emosi nya sekarang. Damar mulai menuju ke toilet.


Damar meninju kaca toilet yang berukuran sangat lebar, tangan nya mengeluarkan cairan berwarna merah. Rasa sakit di tangan nya tidak sebanding dengan rasa sakit di hati nya saat melihat Yasmin di peluk oleh laki laki lain.


Tap tap tap.

__ADS_1


Terdengar suara langkah mendekati Damar, Yang sedang terduduk di lantai, dengan darah segar yang masih menetes di tangan nya.


" Tuan." Kata Adam.


Ya orang yang menyusul Damar adalah Adam sekretaris nya yang setia pada nya, tadi memang Adam memperhatikan setiap gerak gerik tuan nya itu.


Dan dia pun menyadari perubahan di diri Damar saat melihat Yasmin dengan Edo.


Adam melihat tangan Damar terluka, Adam keluar dari sana untuk mengambil kotak P3K.


Lalu setelah itu Adam kembali ke toilet untuk mengobati luka tangan Damar. Damar diam saja, namun air mata nya terlihat menetes.


Damar belum pernah merasa sehancur ini di dalam hidupnya.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2