
"Mas udah gede, udah mau punya anak tapi kenapa masih seperti bayi" kata Yasmin sambil memutar sedikit leher nya kesamping dan mengacak-acak rambut Damar.
"He he he he... Bayi yang ini ada mama yang jaga" Damar menunjuk perut Yasmin.
"Kalau bayi yang ini baru kamu yang jaga sayyang" kata Damar menunjuk diri nya sendiri.
"Yasmin mau jadi penjaga bayi besar ini" kata Yasmin sambil menarik pipi Damar.
"Gitu dong yang" kata Damar dengan bangga.
"Tapi mas harus bayar mahal" kata Yasmin lagi.
"Bayar mahal?" Tanya Damar yang kali ini di buat pusing oleh Yasmin.
"Hari ini mas harus temani Yasmin" kata Yasmin tersenyum pada Damar. Entah mengapa semenjak hamil Yasmin ingin belanja dan belanja saja.
"Kemana yang" tanya Damar sambil meremas gundukan Yasmin.
Plak!.
__ADS_1
Yasmin memukul tangan Damar yang mulai berkeliaran di tubuh polosnya, Damar sedikit terkekeh. Yasmin mulai mengangkat tangan nya dan menunjukkan satu persatu jari-jarinya.
"Pertama ke salon, kedua belanja, ketiga ke pasar terus ke makam mama sama papa" kata Yasmin.
"Okey" jawab Damar dengan tangan nya mulai bermain di bagian inti tubuh Yasmin.
"Aahh" desah Yasmin.
"Udah yang ayo mandi" kata Damar lalu ia keluar dari bathtub dan mulai membilas tubuh nya di bawah guyuran air shower.
Yasmin menatap panjang Damar seolah Damar tanpa dosa setelah ia membangkitkan gairah Yasmin lalu ia meninggalkan nya begitu saja. Entah mengapa kini mulai sensitif, Yasmin tidak berniat keluar setelah Damar keluar ia mulai mengisi pintu kamar mandi dari dalam dan kembali ke dalam bathtub sampai ia tertidur lagi karena air yang sangat hangat.
"Sayang" panggil damar
"Yang" panggil damar lagi.
"Istri mas yang cantik" kata Damar yang terus berusaha membujuk Yasmin untuk bicara pada nya karena dari tadi pagi Yasmin tidak mau bicara pada Damar.
"Yasmin" terdengar suara mama Sinta dari kejauhan mulai mendekat pada Yasmin yang duduk lesehan di gazebo taman belakang.
__ADS_1
"Ya ma" jawab Yasmin mulai melihat mama Shinta yang berjalan semakin mendekat padanya.
mama Sinta mengusir Damar yang duduk di samping Yasmin. Dengan berat hati damar menggeser tubuh nya, setelah Damar bergeser mama Sinta mulai mendaratkan pantat nya di samping Yasmin dengan senyum bahagia di bibir merah merekah nya. Sementara Damar merasa jengkel karena sang mama membuat nya menjauh dari istri tercinta nya tanpa merasa bersalah sedikit pun.
"Yasmin kamu tau nggak? Tanya mama Sinta sambil menunjukkan layar ponsel milik nya yang terlihat ada gambar tas keluaran terbaru dengan harga yang cukup fantastis.
"Tas" gumam Yasmin saat melihat apa yang ditunjukkan sang Mama mertua.
"Iya ini harganya nggak mahal Yas, cuman 1M" ucap Sinta dengan mudahnya keluar dari mulutnya.
"Cuman?" Tanya Yasmin.
Sewaktu Yasmin hidup masih bersama kedua orang tua nya, mungkin Yasmin tidak merasa lucu dengan harga barang mahal namun setelah apa yang ia alami selama bertahun lamanya demi ia bisa bersekolah dan untuk kedua adik nya menurut Yasmin harga tas itu terlalu mahal.
"Iya Yas, kita ambil dua. Kamu satu mama satu" kata mama Sinta lagi.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...