ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 28


__ADS_3

"Nggak usah modus! Ngapain lo kesini?" ketus Langit kemudian mengajak Zie untuk duduk di sebelah nya dan membiarkan Edwin mengambil nasi gorengnya sendiri di atas kompor.


"Pelit banget! Gue cuma mau ngajak kenalan sama kakak ipar kok. Dan kalau lo lupa, gue ke sini karena lo yang nyuruh" Edwin mengambil nasi goreng nya lalu duduk di depan mereka.


"Sudah jangan pada berantem, udah pada tua juga" Zie mencoba melerai perdebatan kedua lelaki tampan yang berada di hadapannya.


"Kamu mengatai aku sudah tua Zie?" Langit menatap tidak percaya dengan apa yang di ucapkan Zie.


Padahal tubuhnya gagah dan juga parasnya yang sangat sempurna bisa-bisanya istrinya itu bilang dirinya sudah tua, Langit menahan rasa geramnya pada Zie. Berbeda dengan Langit, Edwin justru cekikikan di tempatnya. la tahu sahabatnya itu pasti menahan amarahnya yang tidak bisa di keluarkan.


"Meskipun lelaki yang kau anggap tua ini ia masih bertenaga dan bisa membuatmu tidak bisa berjalan beberapa hari" bisik Langit dengan senyum menyeringai. Zie bukannya tidak mengerti apa yang di maksud oleh Langit, ia tahu betul mengarah kemana ucapan suaminya itu.

__ADS_1


"Udah ah! Ayo makan, keburu dingin nanti!" Zie mengalihkan pembicaraan karena saat ini wajahnya terasa padas dan bersemu merah mengaan malu.


Sedangkan Edwin hanya menggeleng kepalanya ketika melihat sikap Langit yang jauh berbeda sekarang. Langit bersikap sangat lembut dan penuh kasih sayang pada Zie, berbeda dulu saat Langit dengan Winda.


Langit tersenyum puas melihat wajah Zie yang memerah karena ulahnya. Terlihat begitu menggemaskan dan ingin memakannya sebagai hidangan pembuka bila ia tidak memperdulikan perasaaan Zie.


Kemudian mereka melanjutkan acara sarapan pagi dengan datangnya tamu yang cukup menyebalkan bagi Langit karena datang di momen yang tidak tepat dan mengganggu waktu berduaan nya bersama Zie.


Selesai membersihkan diri Zie memilih pakaian yang biasa ia gunakan sehari-hari saat ia bepergian. Orang yang melihat Zie dengan style nya sehari-hari tidak akan menyangka bila profesi Zie itu seorang calon dokter karena Zie suka sekali berpakaian bebas, yang pasti menonjolkan bagian lekuk tubuh indahnya.


Zie memakai celana panjang berbahan jeans yang ketat berwarna hitam. Di padukan dengan kaos ketat berwarna biru muda serta di tutup dengan jaket berbahan jeans juga.

__ADS_1


Penampilan Zie sekarang ini membuat siapa saja yang memandangnya pasti akan berkhayal dengan fantasinya masing-masing, tak terkecuali Langit dan Edwin.


Kedua lelaki dewasa itu menatap ke arah Zie tanpa berkedip sekalipun, saat Zie membuka pintu ruangan kerja Langit dan berjalan ke arah mereka bak seorang model.


Mereka begitu terpesona dengan penampilan Zie, jika biasanya rambut indahnya yang bergelombang itu hanya ia cemol ke atas namun kini rambutnya ia biarkan tergurai bebas ke bawah.


"Mas aku ijin ke rumah sakit sebentar ya?" Zie berjalan mendekat ke tempat Langit berada, kemudian meraih pergalangan tangan Langit dan mencium punggung tangannya.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2