
"Assalamualaikum..." Kata mama Sinta.
"Walaikumsalam..." Jawab bunda Lesti yang baru saja keluar dari dapur.
"Mbak Sinta?" Bunda Lesti terkejut melihat ke datangan mama Sinta.
"Ya, Mbak Lesti sehat?" Tanya mama Sinta berbada-basi.
"Alhamdulilah sehat Mbak" bunda Lesti bingung dengan mama Sinta yang terlihat sangat ceria, bukan kah Adam dan Sela di ambang perceraian, pikir bunda Lesti. Tapi bunda Lesti juga bertanya-tanya dalam hati apa mama Sinta tak tau perihal perceraian itu.
"Bunda, Sela di mana?" Tanya Yasmin.
"Ada Nak, Sela di kamar badannya panas sekali" kata bunda Lesti, Yasmin langsung masuk ke kamar Sela meninggalkan Damar dan mama Sinta bersama bunda Lesti di sana.
"Sela" Yasmin duduk di samping ranjang milik Sela.
"Yasmin?" Sela terkejut melihat Yasmin yang duduk di sampingnya.
"Kamu pucat banget?" Yasmin bisa melihat wajah Sela yang terlihat tak ada gairah hidup sedikit pun.
__ADS_1
"Badan aku nggak enak banget" Kata Sela.
"Adam kemana?" Tanya Yasmin, Yasmin merasa aneh mengapa saat Sela sakit Adam tidak ada di samping Sela.
"Kok nannyak ke aku?" Kata Sela bingung dengan pertanyaan Yasmin.
"Sela...kamu kenapa dengan Adam?" Yasmin yakin kini Adam dan Sela sedang dalam masalah, dan Adam menghilang karena ingin menyendiri agar lebih tenang menghadapi masalahnya.
"Aku udah pisah sama Kak Adam" Jawab Sela.
"Sela" Terdengar suara mama Sinta yang berdiri di pintu, Sinta shock mendengar ucapan Sela.
"Mama?" Sela tidak tau jika mama Sinta juga datang bersama Yasmin.
"Ma..." Sela hanya diam, air matanya kering sudah menangis selama dua hari ini. Ia pun tak tau lagi harus bagaimana yang jelas ia harus hidup demi anak yang masih berada di rahimnya.
"Kamu bilang kamu udah pisah sama Adam?"
Sela mengangguk, ia tak berani menjawab rasanya Sela pun merasa semua hanya mimpi saja namun setelah ia bangun dari tidur semua tidak berubah, semua nyata.
__ADS_1
"Kalian berdua gila, kalian berdua egois apa otak kalian tidak memikirkan nasib anak yang masih di dalam rahim itu" mama Sinta mengarahkan telunjuknya pada perut Sela.
Sela hanya diam, kalau di tanya memikirkan anak ia sangat memikirkan anaknya. Namun mau bagaimana lagi talak sudah ia terima, Sela tidak tau harus bagaimana mengharap? Sela sangat berharap Adam kembali namun kenyataannya setelah talak yang di beri Adam padanya, Adam menghilang bagai di telan bumi.
"Sela kenapa begini Nak, apa kamu yang meminta semua ini" Tanya mama Sinta memegang kedua lengan bagian atas Sela.
"Iya Mah" Jawab Sela susah payah.
"Apa kamu tidak mencintai Adam?" Tanya mama Sinta lagi namun Sela hanya diam saja tanpa menjawab.
"Sela jawab Mama, apa kamu tidak mencintai Adam?" Lagi-lagi mama Sinta berusaha mendapat jawaban dari Adam.
"Sela...hiks, hiks" Sela tak tau mengapa ia kembali menangis dengan pertanyaan mama Sinta, padahal ia sudah berjanji tidak akan menangis lagi.
"Kamu hamil tapi kalian bercerai dan sekarang Adam pun menghilang entah kemana, Mama kecewa sama kalian berdua" Tutur mama Sinta dengan putus asa.
"Ma udah ya" Yasmin berusaha menenangkan mama Sinta yang menangis.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...