
" kalian semua antar badjingan ini ke kantor polisi dan pastikan semua nya rapi." perintah Adam pada pengawal nya.
kini Adam sedang mengemudi dengan kecepatan sedang matanya fokus menatap jalanan namun tiba-tiba matanya menatap seseorang yang cukup ya kenal yang sedang berlari di pinggir jalan ya itu Sela gadis yang disukai Adam sedang dikejar-kejar oleh segerombolan laki-laki seperti nya preman di malam hari tanpa banyak pikir Adam berhenti melajukan mobil nya.
Cittttttt
Adam mengerem mobilnya dengan mendadak ia turun dari mobil lalu memegang tangan sela, sela takut dan meronta-ronta.
" lepas." teriak sela sambil memukuli Adam ia pikir orang tersebut salah satu dari preman yang mengejar nya.
" sela ini aku." kata Adam.
Sheila yang mengenali suara itu mulai berhenti memukuli Adam dan juga lagi tidak berteriak.
" Adam." kata sela dengan refleks Sheila langsung memeluk Adam karena ketakutan yang ia rasakan.
" tenang ada aku." kata Adam sambil menenangkan Sheila.
" hey." kata seorang preman untuk terlihat 3 orang preman yang berdiri di hadapan Adam sementara Sheila yang membelakangi preman itu merasa semakin gemetar saat mendengar suara preman tersebut.
" berikan gadis itu pada kami." kata preman yang lain nya.
__ADS_1
" Adam tolong aku." kata sela.
Azam diam saja namun otak nya sedang memikirkan sesuatu.
" ayo berikan gadis itu." teriak preman bertubuh kekar itu.
ada melepas pelukan Sheila padanya dan mendorong sedikit tubuh Sheila kebelakang agar menjauh dari nya.
" ini." kata Adam memberikan Sheila pada preman tersebut
" Adam." kata Sheila dengan suara gemetar dan juga air matanya yang terus menetes.
" ha ha ha kamu baik sekali." kata preman itu karena dengan mudah nya ada memberikan Sheila.
" ayo sayang ke mari kita bersenang-senang." preman itu memanggil Sheila mendekat pada nya.
" maaf sel aku tidak bisa menolongmu." kata Adam dengan wajah datar tanpa ekspresi.
" baiklah aku akan menolongmu tapi dengan syarat." kata Adam berbisik di telinga Sela.
" syarat?." tanya Sheila bingung.
__ADS_1
" cepat kemari." preman itu mulai menarik di sela ada melepaskan tangan Sheila dan membiarkan preman itu memegang Sheila.
" Adam apapun syarat nya aku mau." teriak Sheila tanpa ragu.
dengan cepat Adam menghajar satu persatu para preman yang ingin menjamah tubuh Sheila, Adam sebenarnya dari tadi sudah ingin memberi bogem pada ketiga preman jalanan itu namun tidak ada salah nya ia pikir menggunakan cara yang sedikit licik agar mendapat keuntungan yang besar.
" ampun Tuan." kata ketiga preman itu karena sudah mengeluarkan cairan merah di beberapa bagian wajahnya dan mungkin tangan nya juga kaki nya patah.
" kamu!!!!." kata Adam pada salah satu preman yang tadi memegang Sheila Adam mematahkan tangan nya yang berani menyentuh gadis yang dia cintai itu.
" ampun Tuan ampun." laki-laki yang berada di bawah kungkungan Adam terus memohon agar Adam segera melepaskan nya.
" sepertinya tanganmu yang kotor ini harus ku cuci dengan air mendidih." ucap Adam dengan suara berat dan tertahan.
" ampun Tuan saya minta maaf." kata preman itu lagi.
" tuan kami tidak akan mengganggu nona itu lagi." kata laki-laki satunya yang sudah terkulai lemas di atas tanah.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...