
" Club', 500 juga, ingat?." Tanya orang itu. Sesaat mendengar ucapan orang itu, ingatan Yasmin kembali memutar kejadian malam itu.
" Ohhhhh om Edo." Ucap Yasmin.
Ya Edo adalah orang yang hampir membeli Yasmin di malam itu, namun tidak jadi karena malam itu Edo meninggalkan nya karena ada urusan yang lebih penting.
" Ah, akhir nya kamu ingat aku." Kata Edo.
" Ada apa ya om?." Tanya Yasmin.
" Bisa tidak memanggil ku tidak usah pakai om." Kata Edo karena ia sedikit merasa tua karena Yasmin memanggil nya om, padahal ia masih single.
" Lalu saya panggi apa?." Tanya Yasmin bingung.
" Panggil mas Sam saja" jawab Edo.
Edo melihat pakaian yang Yasmin kenakan, Yasmin menggunakan kemeja hitam dan rok mini, Edo dapat menebak seperti nya wanita itu akan berangkat kerja
" Kamu pasti mau berangkat bekerja ya?." Tanya Edo.
" Iya om eh mas." Jawab Yasmin.
" Ayo saya antar." Jawab Edo
" Tidak usah mas, saya menunggu taksi saja." Jawab Yasmin.
__ADS_1
Edo menarik tangan Yasmin dengan lembut, lalu membuka pintu mobil nya dan mendorong Yasmin pelan agar masuk dan duduk di mobil nya
" Maaf ya aku maksa kamu." Kata Edo.
Kini Edo mulai menyalakan mesin mobil nya dan mulai melaju dengan sangat pelan, entah apa yang sedang Edo pikirkan.
" Mas kalau jalan nya begini aku bisa telat ke kantor nya." Kata Yasmin.
" Iya he he he." Jawab Edo.
" Kamu kerja dimana biar aku antar." Kata Edo.
" Di PT, DM, TBK." Jawab Yasmin.
" Damar." Tanya Edo. Yasmin bingung kenapa Edo bisa tahu Damar.
" Yasmin, kenapa diam " tanya Edo lagi
" Ya mas, nama CEO saya memang Damar, dan saya asisten nya " kata Yasmin
" Oh, ya sudah kita kesan, kebetulan saya juga memang mau kesana." Kata Edo.
" Mas mau ke sana juga?." Tanya Yasmin. Jujur saja Yasmin sebenarnya bingung apa hubungan Edo dan Damar apalagi Edo juga ingin menemui Damar.
Tapi Yasmin merasa terharu, Edo sama sekali tidak membahas atau pun mempertanyakan perihal Yasmin yang dulu hampir tidur dengan Edo pada malam itu.
__ADS_1
" Ya saya sepupu nya Damar, dan saya baru beberapa hari ini di sini." Jawab Edo.
" Kamu yakin hanya asisten Damar?." Tanya Edo sambil menggoda.
Deg!!!!.
Jantung Yasmin seperti terpacu mendengar ucapan Edo.
" Ya saya istri simpanan nya sekaligus asisten nya, mas nya lucu apa mungkin saya seperti itu." Kata Yasmin.
" Ah, kamu ternyata pintar juga bercanda ya." Kata Edo. Yasmin tersenyum dengan terpaksa, dan mereka pun kini sampai di perusahaan Damar, ke dua nya turun dan memasuki lift khusus petinggi.
Ting!.
Kedua nya pun keluar dari lift dan mulai masuk ke ruangan Damar.
Ceklek
" Selamat pagi." Yasmin masuk, dan tidak lama Edo juga masuk ke ruangan Damar.
Damar tersenyum melihat Yasmin yang masuk, tapi senyum nya menghilang saat Yasmin masuk bersama dengan Edo.
" Hey." Sapa Edo.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...