ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 44


__ADS_3

Zie hampir saja menjerit dengan keras jika saja Langit tidak cepat membungkam bibirnya lalu melahapnya dengan sangat rakus. Karena hasrat untuk memakan Zie semakin tinggi setelah melihat ekspresi Zie yang begitu menggemaskan.


Setelah puas menikmati manisnya bibir Zie, Langit berpindah ke bagian lain yang tentu saja membuatnya terpesona. Terutama di aset kembar milik Zie yang sedari tadi mengintip di balik kain tipis yang di kenakan oleh istrinya tersebut.


Tidak lupa Langit meninggalkan jejaknya di sana, membuat suara seksoi Zie keluar. Langit tersenyum menyeringai lalu mempermainkan puncak benda kembar tersebut. Suara Zie semakin tidak bisa di hentikan lagi, ia sudah kehilangan akal sehatnya dan mengerang nikmat di malam yang terasa dingin sebenarnya. Namun tidak untuk di kamar Zie, atmosfer udara di dalam kamar Zie begitu panas hingga membuat penghuninya merasa gerah.


Terbukti kini tubuh mereka polos tanpa tertutup kain sedikitpun, kecuali Zie yang masih mengenakan kain segitiga biru muda.


Langit menjelajahi setiap inci di tubuh istrinya, tidak lupa pula selalu mengukir perjalanan bibirnya di kulit putih Zie. Sehingga kini tubuh Zie di penuhi oleh tanda merah kebiruan.


Langit selalu menggoda Zie di titik-titik tertentu agar membuat Zie terbang tinggi ke awan. Contohnya saja sekarang ini Langit menelusup kan tangan kirinya di benda segitiga biru muda, menyentuh kan jarinya serta mengusapkan dengan perlahan. Menimbulkan suara Zie kian terdengar seksoi dan begitu menggoda.

__ADS_1


"Aahhh... Mas...." Zie mendesah begitu merdunya di telinga Langit.


Zie memegang tangan Langit berharap Langit tidak bermain di area ter nikmatnya. Namun hal itu tidak di idahkan oleh Langit, Langit semakin ingin menggoda Zie agar istrinya itu terus mengeluarkan suara merdunya dan memanggil namanya berulang kali.


Langit memainkan jarinya serta bibirnya juga tidak mau ketinggalan, bibir Langit mengecap sedikit kasar puncak kembar milik Zie secara bergantian dan jemarinya juga bermain di bawah sana bersamaan yang kini membuat Zie menggeliat semakin tidak karuan.


"Maasss... Touch me, Mas!" desah Zie sembari meremas rambut Langit dengan kasar.


Namun bukan Langit namanya jika tidak membalas perbuatan Zie yang sebelumnya. Di saat dirinya sudah on dan siap bertempur malah di jatuhkan sejatuh-jatuhnya oleh Zie.


Langit kemudian merangkak ke atas mensejajarkan tubuh nya dengan Zie. Memeluk erat tubuh istrinya itu seraya memejamkan matanya, seolah-olah tidak terjadi apa-apa barusan di antara mereka. Membuat Zie semakin bingung, pasalnya di area ter nikmatnya sudah berdenyut tidak karuan yang pertama kali Zie rasakan.

__ADS_1


"Sebaiknya kita tidur, ini sudah malam dan besok aku harus bekerja" ucapan Langit tanpa adanya rasa bersalah sekalipun, Zie di buat cengo olehnya.


Sebenarnya Langit memang sengaja menggoda Zie tadi, namun naluri lelakinya tidak bisa di berhentikan begitu saja hingga sampai di titik seperti sekarang ini.


"Mas... kamu sengaja ya ngerjain aku?" Zie mengangkat wajahnya dari dada Langit, merengek dengan tatapan tidak percaya pada apa yang di lakukan Langit sekarang.


"Sengaja yang bagaimana?" Langit membuka matanya lalu menundukkan kepalanya hingga tatapan mereka bertemu. Langit begitu gemas melihat ekspresi Zie yang cemberut, seperti anak kecil yang tidak jadi di ajak jalan-jalan.


"Mana bisa aku menahan ini lebih lama? Sementara kamu ber-ekspresi seperti ini" Batin Langit gemas melihat wajah Zie.


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


...To be continue**d,Happy reading**. ...


__ADS_2