
"Tidak ada kata ampun dalam kamusku. Oh ya kau juga orang yang mencelakai orang tua Yasmin kan, mengusir anak yatim itu ke jalanan. Dan kini kau juga masih ingin mencelakai anak Yasmin hanya demi uang, sepertinya perbuatanmu sangat kejam dan kau lihat harimau lapar di kandang itu?" Papa Hardy menunjukkan seekor harimau yang ia pinta pada pengawalnya.
"Jangan Hardy!" Handoko merasa kerongkongannya sangat sakit sekali, ia sungguh tidak sanggup untuk menelan saliva nya saja. Ia tidak mau menjadi santapan harimau lapar itu.
"Jangan takut, tidak apa dia baik" ucap papa Hardy.
"Aku mohon Hardy, aku mau dipenjara seumur hidup asal kau tidak memberikan aku harimau itu" Handoko tidak mau diam ia terus berharap papa Hardy mengasihaninya.
"Tidak usah mengemis, aku bukan manusia pemaaf bila sudah mengenai wanita aku yang kau sakiti serta ditambah lagi kau menyakiti cucu perempuan ku hingga membuat trauma istriku sampai saat ini. Jadi kau pun harus tahu rasa trauma itu seperti apa"
"Hei kau tolong aku" Handoko menatap Adam dengan harapan ada mau bermurah hati padanya untuk meminta papa Hardy mau mengampuninya.
"Aku?" Kau mau minta tolong padaku?" Adam tertawa mendengar ucapan Handoko.
"Iya, aku tahu kamu manusia yang masih punya hati" Handoko benar-benar mencoba membuat Adam luluh.
"Roni berikan cambuk mu" pinta Adam pada anak buahnya.
Handoko mencoba mundur tapi tidak bisa, tampaknya keluarga papa Hardy memang memiliki sisi kejam yang sudah tertanam begitu dalam hingga semua di antara mereka tidak ada yang berbelas kasih.
__ADS_1
BUUK
BUUK
"Cukup aku tidak sanggup" pinta Handoko.
"Kau lemah sekali ternyata baru juga 2 kali cambukan, aku sedang bersedih karena seperti nya batal menikah. Jadi dengan adanya dirimu aku tidak perlu memukul tembok karena ada kau di sini sebagai sasaran ku" tutur Adam.
"Jangan curhat bos" ucap Roni dengan tersenyum.
"Aku tidak curhat, hanya saja aku bersyukur mendapat kan Handoko. Dan semua mendorong untuk lebih keras memberikan hukuman tanpa ampun" tutur Adam.
"Kau dengar Handoko, tuan Hardi meminta pun habis ini dan itu bagian yang sangat aku sukai" Adam berjongkok di hadapan Handoko dan menatap tajam.
"Kau pernah juga mengancam seorang wanita di perusahaan kan?" Tanya Adam ingat kalau Handoko datang ke perusahaan hanya untuk mengancam Sela.
"Aku benar-benar menyesal, aku mohon ampuni aku dan aku tidak akan pernah mengulangi nya lagi"
"Terlambat"
__ADS_1
"Aku mohon Hardy ampuni aku"
"Adam buka kandang harimau nya dan biarkan harimau itu kenyang, parasit harus di musnah kan!" Jawab papa Hardy penuh penekanan.
"Ada yang ingin kau katakan di sisa umur mu?" Tanya Adam.
"Jangan aku mohon!" Teriak Handoko.
"Hei aku meminta mu berdoa, bukan memohon. Ayo berdoa atau kau nanti menyesal belum sempat berdoa sudah tiada" ucap Adam.
"Sudah lah Adam, kasihan harimau peliharaan ku sudah sangat lapar karena menunggu santapan nya" tutup papa Hardy menatap wajah Handoko.
"Roni ayo masukkan dia ke kandang!" Pinta Adam pada anak buah nya.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1