
Dengan cepat perawat itu berlari mendorong tubuh bunda Lesti hingga terjatuh di lantai, sebab bunda Lesti berusaha memegang wanita itu.
"Tolong....!" Teriak bunda Lesti dengan kuat.
BUUK.
"Auu" Wanita itu menabrak Adam yang hendak masuk keruangan Sela, namun dengan cepat ia berlari. Sementara Adam yang masih belum tau apa-apa terus berjalan sampai akhinya Adam mendengar bunda Lesti menangis beriringan dokter masuk dan memeriksa keadaan Sela.
"Sela" Adam shock melihat keadaan Sela, dengan cepat perawat meminta Bunda Lesti dan Adam keluar dari ruangan itu agar konsentrasi dokter tidak terganggu karena kehisterisan keluarga.
Dokter terus berjuang di dalam sana berusaha bisa menolong Sela, hingga Gita juga ikut masuk karena ia juga sangat dekat dengan Sela. Tidak ada yang berani menghalangi Gita masuk sebab ia pun seorang dokter, Sela di tangani oleh empat dokter di dalam sana sebab alat medis harus segera kembali terpasang di tubuh Sela, lagi pula kini mereka tau kalau yang mereka rawat adalah anggota keluarga Wijaya pemilik rumah sakit itu.
"Yasmin" bunda Lesti langsung memeluk Yasmin saat melihat Yasmin wanita yang sudah ia anggap anak kandung.
"Bunda ini ada apa?" Tanya Yasmin dengan bibir bergetar dan perasaan takut.
"Sela" bunda Lesti menunjuk ruangan Sela tanpa bisa lagi menjawab dan menceritakan apa yang telah terjadi pada putrinya.
__ADS_1
"Mbak Lesti" mama Sinta juga memeluk bunda Lesti dengan erat berusaha memberi ke kuatan pada bunda Lesti yang terlihat sangat rapuh.
Hingga 20 menit kemudian Gita keluar menemui keluarga, wajah Gita tertunduk tak bisa berucap apa-apa.
"Gita, Sela sudah baik-baik saja?" Tanya bunda Lesti penuh harap.
Gita hanya diam tanpa bisa menjawab hingga membuat perasaan semua keluarga tidak karuan. Mami Ratih yang baru saja sampai mulai mendekati menantunya dan juga bertanya.
"Gita, coba jawab Nak?" Tanya bunda Lesti.
"Sela...." Gita menangis dan memeluk Yasmin dan juga bunda Lesti.
"Sela sudah pergi membawa bayinya Bunda" Tutur Gita dengan bibir bergetar karena tak kuasa mengatakannya pada bunda Lesti.
"Kamu pasti bohong" bunda Lesti masuk dan menghambur memeluk putrinya yang kini sudah terbaring tak bernyawa.
"Sela bangun Nak, hiks hiks hiks" Teriak bunda Lesti sambil berusaha membuat putrinya terbangun, namun sayang sepertinya Sela sudah tidak akan mungkin bisa kembali lagi.
__ADS_1
"Gita kamu jangan becanda nggak lucu tau nggak, hiks hiks hiks" Yasmin masuk dan ingin melihat keadaan Sela dan ia ingin memastikan apa yang di katakan Gita adalah salah.
"Sela bangun..." Teriak bunda Lesti.
"Sela" Yasmin memeluk tubuh Sela yang kini terbaring terlentang.
"Kenapa alat nya di lepas! Pasang lagi. Apa kalian sengaja agar Sela tidak bisa di selamatkan!" Teriak Yasmin menggebu gebu, karena ia tidak mau kehilangan Sela, sahabat sekaligus saudara bagi Yasmin,
"Sayang, kita harus sabar kasian Sela" Damar memeluk sang istri yang kini sedang histeris hingga perlahan Yasmin kehilangan kesadaran dan itu semakin membuat orang-orang panik.
"Yasmin" Teriak nama Sinta yang melihat menantu nya sudah tidak sadarkan diri.
"Gita cepat periksa Yasmin" Teriak mama Sinta ia juga takut jika kandungan Yasmin terjadi sesuatu.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...