
"Kau bisa belajar kan Adam untuk mencintai aku saat seperti dulu kita masih bersekolah" Lina ingat dulu saat Adam mengatakan cinta pada nya, saat itu Adam tidak menolak hanya saja Lina tidak di ijinkan berpacaran akhirnya kedua nya memutuskan berteman tapi mesra. (TTM era 2000 an).
"Aku tidak bisa Lina, aku sudah jatuh hati pada istri ku bahkan saat dia belum mengenal ku" Adam ingat dulu saat Sela menemui Sandi kekantor ia seringkali diam-diam memperhatikan Sela bahkan ia memotret Sela diam-diam.
"Kenapa Adam? Kenapa dia dengan mudahnya bisa membuat mu jatuh hati, sementara aku sudah berjuang tapi kau tak pernah bisa mencintai aku hiks hiks hiks" Lina menangis di hadapan Adam meluapkan segala kekecewaannya.
Adam diam dan tidak tau lagi harus berbuat apa, ia pun tak tau mengapa bisa jatuh hati pada Sela gadis pendek, berkulit putih dan cengeng itu bisa dengan mudahnya meracuni otaknya. Padahal Sela tak pernah menebar pesona padanya, bahkan Sela selalu menghina tak jarang juga Sela selalu ketus padanya. Namun tetap saja Adam hanya ingin Sela si gadis cengeng itu yang mengisi hari-harinya.
"Adam jawab aku!" Lina kesal dengan Adam yang hanya diam saja, Lina ingin Adam mencintainya seperti dulu lagi.
"Aku juga tidak mengert Lina, mungkin dulu aku pernah jatuh hati pada mu tapi tidak seperti saat ini. Bagiku Sela adalah nafas ku dan aku tak bisa bila tanpa dia, dia segalanya bagi ku. Aku rela menukar apapun demi dia mau bersama ku, aku mohon kau mengerti" berulang kali Adam mencoba menjelaskan pada Lina betapa ia sangat mencintai istrinya, tapi Lina tak pernah mau mengerti.
"Lalu perhatian mu selama ini apa Adam, kau selalu ada saat aku butuhkan itu apa?"
__ADS_1
Lina berpikir bila selama ini Adam sudah kembali mencintainya, ia sudah berharap dan bermimpi Adam akan melamarnya dan menikah dengannya, hidup bahagia sampai maut tiba. Namun di tengah kebahagiaan itu ternyata luka yang ada, kehancuran menjelma. Harapan tinggal harapan mimpi hanya sebatas mimpi tidak bisa menjadi nyata, cinta jaman SMA tak pernah bisa kembali membawa pada indahnya rumah tangga.
"Sekali lagi aku katakan aku minta maaf, aku ada untuk mu karena aku merasa berhutang nyawa pada mu"
"Kau berhutang nyawa pada ku?" tanya Lina.
"Iya"
"Apa kau tak ingin membayar hutang mu itu?" tanya Lina lagi.
"Aku ingin kau menikahi ku, tidak masalah walau menjadi istri kedua asal kau menikahi ku. Tidak masalah kau lebih sering bersama Sela asal kau juga mau menjadikan ku istri" kata Lina dengan tegas.
"Kau jangan gila Lina, istri ku tidak akan mau di madu" jawab Adam.
__ADS_1
"Kau bisa menikahi ku diam-diam tanpa sepengetahuan istri mu!"
"Maaf Lina, aku terlalu mencintainya aku terlalu takut menyakitinya" jawab Adam dengan tegas.
"Lalu kenapa kau tanya kan tadi bagaimana cara membayar hutang mu itu kalau ternyata kau tidak mampu?" tanya Lina berteriak di wajah Adam.
"Aku akan menuruti keinginan mu tapi tidak untuk yang satu itu!"
Adam sangat berharap Lina meminta uang miliyaran rupiah padanya, asal hutang budinya pada Lina di anggap lunas. Kalau pun Lina meminta harta yang sudah ia miliki rasanya Adam lebih memilih memberikan itu dari pada melepas istri yang sangat ia cintai.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...