
Karena satu pekerjaan nya sudah di ambil alih oleh Adam ia mulai membuka satu persatu berkas yang tersusun di meja nya dan ia mulai memeriksa data data di sana dan mulai menandatangani nya.
" Bos jadi kapan saya libur?." Tanya Adam yang masih mengerjakan pekerjaan Damar.
" Jangan tanya kapan kamu libur, aku juga ingin libur untuk memeluk istri ku di rumah." Kata Damar dengan jengkel.
" Tapi bos kan malam juga ketemu terus tidur juga sama sama." kata Adam yang mulai jengkel tapi tatapan nya masih memandang pekerjaan nya.
" CK, sok tahu." Jawab Damar.
Damar terus mengerjakan pekerjaan nya, ia tidak memperdulikan dengan ucapan Adam yang terus meminta cuti.
Adam mengeluh karena tidak pernah libur. Namun ia tidak tahu bos nya juga sedang mengeluh karena ia semalam tidak tidur memeluk istri nya akibat ulah mama Sinta.
Dan Damar ingin cepat pulang, ia ingin membayar rasa rindu nya dari semalam ingin bersama dengan Yasmin. Di tambah lagi ia penasaran dengan keinginan Yasmin membuat nya bertambah pusing.
Ia sangat berharap keinginan Yasmin adalah sesuai dengan keinginan nya yang merindukan ******* manja saat tubuh nya berada di atas tubuh istri mungil nya itu.
__ADS_1
" Bos." Kata Adam yang membuat Damar tersadar dan menghentikan hayalan kotor nya.
" Ck." Damar berdecak kesal karena Adam terus saja merusak khayalan nya.
" Cepat selesai cepat pulang bos, hari ini libur tapi kita bekerja, saya juga setelah ini ada janji dengan Sela, Bos juga mau sama istri nya kan? Jangan mengkhayal kerja terus." Ucap Adam dengan tegas.
Damar tidak memperdulikan ucapan Adam ia kembali melanjutkan pekerjaannya dengan sesekali melihat ponselnya dimana ada wajah istrinya yang menjadi layar utama pada ponselnya damar tersenyum memandang gambar istrinya yang menurutnya hanya Yasmin bidadari sempurna yang selalu menjadi pelengkap nya.
Dan nama Yasmin Tabita sudah terukir sangat dalam di dalam sana tidak ada lagi nama yang lain damar kini bagaikan seperti laki-laki remaja yang baru merasakan indahnya manis madu cinta yang membuatnya melayang di awan cinta memang tidak memandang usia yang ia tahu ia akan datang tepat pada waktunya dan damar sudah seperti mendapatkan puber kedua dengan istri keduanya dan ia sangat berharap Yasmin akan menjadi pelabuhan terakhir cinta nya.
" Selesai bos." Kata Adam karena pekerjaan nya sudah selesai.
" Bos sebentar ada yang ingin saya sampaikan." Kata Adam menghentikan langkah Damar.
" Apa?." Tanya Damat dengan wajah jengkel nya karena ia ingin cepat cepat pulang.
" Tentang Celin bos." Kata Adam. Damar mengangkat sebelah alis nya dan kembali mendudukkan diri nya dengan rasa malas.
__ADS_1
" Kata kan." Ucap Damar tegas.
" Semua sesuai dugaan bos, dan orang kita mendapat rekaman bukti percakapan antara Celin dan Heri di rumah sakit, kedua nya memang benar merencanakan ini." Kata Adam dengan wajah serius.
" Emmm." Ucap Damar.
Dret dret dret ponsel Damar bergetar Ada nama papa Hardy yang menghubungi nya.
" Ya pa." Ucap Damar.
" ...... "
" Ya pa..." Jawab Damar. Damar mematikan ponsel nya dan langsung berdiri dari kursi nya lalu....
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...