
Sela menaiki taxi, ia hanya pergi dengan tubuhnya saja tanpa membawa uang sepeser pun. Bahkan ia membayar uang taxi setelah sampai di rumah orang tuanya ia meminta pada bunda Lesti.
"Sela kamu nggak ribut sama Adam kan?" Tebak bunda Lesti, karena ia tau biasanya Sela selalu pulang ke rumah bunda Lesti bersama Adam namun tidak dengan kali ini.
"Bun kepala Sela pusing banget, Sela kekamar dulu ya" Pamit Sela.
"Bunda antar" bunda Lesti juga bisa melihat bertapa pucatnya wajah Sela, hingga ia mengurungkan pertanyaan yang terasa mengganjal di hatinya.
"Huek" Sela dengan cepat berlari ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya, di rumah Sela hanya memiliki dua kamar tidur dan kamar mandi hanya satu terletak bersebelahan dengan dapur, jadi ia harus berlari ke dapur terlebih dahulu untuk bisa masuk ke kamar mandi.
"Huek huek" Sela mendudukan tubuhnya karena tak mampu lagi berdiri, lututnya terasa gemetaran.
"Sela kamu kenapa?" Tanya bunda Lesti dengan panik dan ia juga menyusul Sela ke kamar mandi, sejenak bunda Lesti curiga bila putrinya sedang mengandung.
"Kamu hamil?" Tanya bunda Lesti.
"Iya Bun" Jawab Sela yang membuat senyum bunda Lesti terbit mengetahui ia akan segera memiliki cucu.
"Alhamdulilah" bunda Lesti membantu Sela untuk bangun.
"Sela ayo Nak, kamu jangan duduk di lantai dingin nanti masuk angin. Ayo Nak Bunda bantu" bunda Lesti berusaha memapah Sela dengan sekuat tenaga.
__ADS_1
"Bun, Sela nggak kuat" Sela yang mencoba bangun namun tidak kuat sama sekali, mungkin karena ia tidak makan nasi sedikit pun sejak kemarin sore hingga tubuhnya sangat lemah.
"Sayang" Tiba-tiba terdengar suara Adam yang ada di antara bunda Lesti dan Sela.
"CK" Sela kesal dan membuang pandangannya.
"Kamu kenapa duduk di situ?" Tanya Adam.
"Ah, sana jangan pegang-pegang aku," Kata Sela berusaha menghindar dari Adam yang hampir mengangkat tubuhnya.
"Sela kamu kenapa begitu?" Bunda Lesti sangat tidak suka melihat tingkah Sela yang tidak menghormati suaminya.
"Kak Adam udah nampar Sela Bun, Sela benci sama dia" Kata Sela berusaha bangun dan berjalan sambil tangannya memegang dinding untuk bisa berjalan.
"Iya Bunda" Jawab Adam dengan perasaan sedih dan menyesal.
"Kenapa Nak? Kalau kamu sudah tidak mencintainya kamu kembalikan Sela pada Bunda, jangan kamu sakiti dia" bunda Lesti rasanya ingin menangis mendengar perkataan Adam.
"Bunda, saya khilaf dan itu karena saya terlalu cemburu, saya sangat mencintai Sela sampai kapan pun, mungkin hanya cara saya yang salah mencintainya, tapi saya tidak bisa hidup tanpa dia" Adam menggenggam tangan bunda Lesti agar mengerti dan yakin jika ia sangat menyesal.
"Wanita itu keras Adam, wanita tidak bisa di didik dengan cara keras maka dia akan lebih keras" Tutur bunda Lesti dengan kecewa.
__ADS_1
"Saya minta maaf"
"Wanita di ciptakan dari tulang rusuk yang bengkok Adam, kalau kau memaksanya lurus maka tulang itu akan patah dan jika tulang itu patah maka berakhir sudah. Jadi kau sebagai seorang suami harus dengan cara yang halus dan lembut mendidik istri mu. Menikah bukan hanya untuk meluapkan rasa cinta saja tapi juga mendidik istri, kau harus menjadi imam dan contoh yang baik hingga istri mu takut pada mu dengan sendirinya, bukan dengan cara kau memberi tanda biru seperti ini di pipinya Adam" bunda Lesti pun tak ingin Sela berpisah dari Adam, sebab bunda Lesti tau bagaimana Adam mencintai Sela, maka dari itu bunda Lesti mengatakan hal itu agar kedepannya Adam lebih mengerti tentang wanita.
**โค๏ธ๐ฅ๐น๐โค๏ธ๐ฅ๐๐นโค๏ธ๐ฅ๐๐นโค๏ธ๐ฅ๐๐นโค๏ธ๐ฅ๐๐น
Selamat siang Kak, ini saya mau bagi giveway, silahkan ketik MAU apabila kakak mau saya tidak memaksa ya... 5 orang pertama yang akan mendapatkan pulsa @ Rp. 10.000 dan nama yang beruntung akan saya umumin tepat tanggal 1 Januari 2022.
Saya mengadakan giveway di 3 cerita saya, ada di...
...1. first Love story'....
...2. Istri simpanan CEO...
...3. Jodoh pilihan Istri...
Apabila ada nama yang dobel maka akan saya ambil 1 satu saja.
Terima kasih**.
...๐ท๐ท๐ท...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...