
kamar mulai berjalan juga menaiki anak tangga karena ia ingin melihat Yasmin. kamar mulai membuka pintu kamar dengan pelan dan hati-hati lalu damar mulai masuk dan ia melihat Yasmin sedang berbaring di atas tempat tidur sambil menutup tubuhnya dengan selimut dengan langkah yang berat damar mulai mendekati Yasmin dan ia mendudukkan dirinya di sisi tempat tidur.
" sayang." damar memanggil Yasmin namun Yasmin tidak peduli sama sekali.
" Yasmin istri mas yang cantik." kata damar sambil memegang tubuh Yasmin yang berada di bawah selimut.
" hiks hiks hiks hiks." terdengar suara isakan tangis dari bawah selimut.
" sayang kamu menangis." tanya damar dengan hati yang benar-benar khawatir dan ia mulai membuka selimut yang dipakai oleh Yasmin.
" sayang." damar Merasa shock melihat wajah Yasmin kini berubah sangat pucat dengan wajahnya yang dibasahi dengan air mata.
" mas aku mau tidur mas keluar saja." kata Yasmin dengan wajah pucatnya.
" tapi sayang." kata damar dengan ragu.
" ya sudah biar aku saja yang keluar." kata Yasmin dengan jengkel.
" ya sudah mas keluar." kata damar. damar keluar dengan langkahnya yang terasa berat karena bingung mau keluar atau tidak Dan ia menutup pintu dan berdiri di depan pintu kamar yang tertutup
__ADS_1
" panjat jambu atau tidak tapi kalau tidak salah tetangga sebelah punya anjing yang galak terus pohon jambunya sangat tinggi." gumam damar ia terus memikirkan keinginan Yasmin yang menurutnya sangat konyol.
" damar." tiba-tiba terdengar suara Mama cinta yang baru saja datang dan ia sudah berada di hadapan damar damar dari tadi tidak menyadari keberadaan mama Sinta karena ia sibuk dengan lamunannya.
" Mama." damar tersentak mendengar Mama cinta menyebut namanya.
" Mama kapan ke sini.?." tanya damar.
" Mama baru saja sampai dan kamu dari tadi ngelamun kenapa?." tanya mama Sinta.
" Yasmin minta damar manja jambu tetangga ma terus jambunya tinggi banget ditambah lagi anjingnya yang suka sekali mengejar orang mah." keluh damar.
"Mama kenapa?." tanya damar.
" mama jadi ingat waktu dulu hamil kamu dan itu sama dengan sekarang yang diinginkan Yasmin." kata Mama cinta yang membayangkan betapa konyolnya saat ia ngidam dulu.
" Mama juga nyuruh papa dulu manja jambu tetangga." tanya damar penasaran.
" iya dan habis itu papa kamu disengat lebah karena jambu tetangga itu ada sarang lebah nya." jawab mama Sinta santai.
__ADS_1
sementara damar semakin takut Dan ia dengan susah payah meneguk saliva nya memikirkan apa yang akan terjadi pada nya dan ia memutuskan untuk tidak usah memanjat jambu itu ia yakin itu hanya keinginan sesaat Yasmin nanti juga Yasmin sudah lupa dan tidak menginginkan nya lagi.
" Yasmin mana?." tanya mama Sinta.
" di dalam mah." jawab damar.
" ya sudah Mama ke dalam dulu ya." jawab mama Sinta.
" damar juga ke kantor sebentar ya ma." kata damar.
" ya sudah jawab." mama Sinta.
damar pergi dan mama Sinta memulai membuka pintu kamar Yasmin ia mulai melihat Yasmin yang berbaring di atas tempat tidur lalu mama Sinta mulai mendekati Yasmin.
" sayang kamu jangan tidur ini masih terlalu pagi sangat tidak baik untuk kamu dan cucu Mama." kata mama Sinta.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...