
Damar yang sedang menatap layar komputer nya mulai menyadari Yasmin yang berbaring di sofa. Damar tersenyum sambil mengangkat sebelas alis nya.
Seperti nya ide mesum nya akan segera muncul, namun sebelum Damar bangun dari duduk nya pintu terbuka. Damar menghentikan gerakan nya dan Kembali duduk.
Ceklek.
Pintu terbuka, Yasmin juga dengan cepat membetulkan duduk nya
" Hay." Kata Edo, ya orang yang masuk ke ruangan Damar adalah Edo.
" Mas Edo." Kata Yasmin.
" Ehem MAS." Kata Damar dengan jengkel nya.
" Hai Yasmin Sayang." Sapa Edo.
" Mulut loe." Ucap Damar
" Apa sih? Loe tidak jelas banget." Ketus Edo.
" Yas, aku di suruh mami dan mama jemput kamu, kan kamu sudah janji hari ini." Kata Edo
" Iya, ayo." Kata Yasmin.
__ADS_1
" Siapa yang mengijin kan kamu pergi." Kata Damar. Damar bangun dari kursi nya dan berjalan mendekati Edo dan Yasmin yang berdiri saling berhadapan.
" Ya ampun Damar ini yang suruh mama Sinta dan mami Ratih. Apa kamu tetap tidak mengijinkan nya " kata Edo
" Saya ijinkan kalau saya juga ikut." Kata Damar.
" Sorry bro, kita mau pacaran dan tidak bisa di ganggu." Kata Edo.
Damar yang mendengar ucapan Edo barusan langung naik pitam, ia berjalan mendekati Edo dan langsung memegang kerah baju Edo.
Dan ia mulai melayangkan tangan nya yang sudah terkepal dengan sangat kuat di udara. Yasmin hanya diam saja, ia tahu kalau Edo hanya memanas manasi Damar saja.
Yasmin pun ingin tahu apa Damar akan mengatakan kalau diri nya adalah istri Damar juga. Atau Damar akan tetap menutupi itu semua nya.
Yasmin juga butuh kejelasan dan kepastian dalam hubungan yang ia jalani.
" Bro loe apa apaan sih." Kata Edo yang melepas tangan Damar yang sejak tadi memegang kerah baju nya.
" Berhenti mendekati Yasmin!!!." Kata Damar dengan tegas.
" Apa hak loe, melarang kita dekat." Kata Edo.
" Karena dia istri ku!." Kata Damar lantang dan tegas. Yasmin dan Edo saling tatap dan ke dua nya merasa tidak percaya, mendengar Damar mengakui itu.
__ADS_1
Yasmin juga merasa sedikit lega karena dengan begitu berarti Damar benar benar membuktikan ucapan nya yang meminta maaf pada nya di malam hari kemarin.
" Tunggu kenapa loe bisa biasa saja begitu?." Tanya Damar.
" Terus gue harus apa? Apa gue harus loncat loncat sambil tepuk tangan." Ucap Edo
" Apa loe sudah tahu selama ini hubungan gue sama Yasmin." Tanya Damar.
" Iya." Jawab Edo.
Damar sedikit tersenyum mendengar jawaban sepupu nya itu. Namun Damar sedikit bingung sejak kapan dan kenapa Damar bisa tahu.
" Dari mana loe tahu Yasmin istri gue dan sejak kapan?." Tanya Damar
" Dari buku nikah loe yang loe selipin di sana." Jawab damar sambil menunjuk susuan rak buku
" Sejak sebelum resepsi pernikahan loe sama Celin." Lanjut Damar.
" Terus kalau loe sudah lama tahu, kenapa lie loe masih deketin istri gue?." Tanya Damar, yang masih penasaran pada sepupu nya itu, Damar merasa takut kalau Edo memiliki rasa pada Yasmin.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...