ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 7


__ADS_3

"Mas mau mandi dulu, apa aku dulu?" tanya Zie tanpa merasa malu.


"Kamu dulu"


"Oke, tapi tolongin aku buka gaun ini dan juga aksesoris yang melekat di kepalaku ya Mas" tanpa canggung Zie mencondongkan tubuhnya ke depan agar lebih dekat dengan Langit.


"Wanita memang selalu merepotkan" protes Langit, namun tangannya melakukan apa yang di perintahkan oleh Zie.


"Mas! Nggak boleh ngomong seperti itu, biar bagaimanapun wanita yang merepotkan itu adalah istrimu!" ucap Zie sedikit kesal.


Langit dengan telaten melepas pernak-pernik yang menempel di tubuh Zie. Langit dengan jelas melihat leher jenjang milik Zie yang terlihat begitu menggiurkan, dengan kasar Langit mencoba menelan Salivanya.


"Mas kenapa? Udah nggak tahan ya?" Zie menggoda Langit dengan suara sensual.


"Aku lelaki normal" Langit memalingkan wajahnya, ia tidak mau bila rasa aneh itu semakin membesar. Padahal sewaktu bersama Winda ia tidak pernah merasakan yang aneh seperti saat ini yang Langit rasakan.


"Bilang saja udah ngga tahan sama body ku yang bahenol ini. Tapi ya Mas, aku enggak mau melakukan itu sebelum ada cinta di antara kita" tegas Zie.

__ADS_1


"Meskipun kamu berhak atas diriku tapi aku mohon Mas tahan rasa ingin memakanku itu" ucap Zie memperingatkan Langit.


"Lagian siapa yang mau sama kamu!" ucap Langit berkilah, berbanding berbalik dengan apa yang di rasakan nya.


"Awas loh! Kalo Mas sampai melanggar aku bikin sup tuh senjata Mas!" ancam Zie sembari melirik ke bagian bawah Langit.


"Udah sana, buruan mandi!"


Selang beberapa menit Zie keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit di sebagian tubuhnya hingga terlihat bagian tubuh Zie yang menyembul setengah.


Langit berusaha untuk tidak melihat kearah Zie, namun matanya tidak bisa di ajak kerjasama. Ia terus menatap tubuh sang istri yang seperti gitar spanyol tersebut.


"Dan orang lain itu adalah suamiku sendiri. Hitung-hitung aku amal sama kamu Mas!" Jawab Zie enteng.


"Amal bagaimana?" Langit tidak mengerti yang di ucapkan oleh istrinya itu.


"Amal pemandangan yang indah" jawab Zie sembari terkekeh geli.

__ADS_1


Merasa di permainkan oleh wanita yang baru saja sah menjadi istrinya itu, Langit bangkit dari tidurannya lalu ia melangkah mendekat ke arah Zie yang berdiri di depan lemari.


"Mau apa kamu Mas?" tanya Zie dengan nada waspada.


Langit tidak menjawab, ia terus melangkah semakin dekat dengan Zie. Zie melangkah mundur saat Langit berjalan mendekat, dengan tangan yang gemetar ia remas kuat-kuat handuk yang masih melilit di tubuhnya.


"Ma-Mas...jangan begini" ucap Zie sembari mendorong tubuh Langit yang begitu dekat dengannya.


Langit tersenyum miring, ia merasa sangat puas bisa mengerjai Zie karena sedari tadi Zie terus menerus menggodanya. la hanya ingin membalas apa yang di lakukan oleh Zie.


"Aku hanya ingin menikmati pemandangan indah yang istriku suguhkan" bisik Langit di telinga Zie membuat tubuh Zie menegang seketika serta wajah yang sudah memerah karena malu.


Langit tersenyum puas melihat ekspresi Zie.


"Wanita ini terlihat nakal namun ternyata masih sangat polos" Ucap Langit dalam hatinya.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2