
damar pergi dan mama Sinta memulai membuka pintu kamar Yasmin ia mulai melihat Yasmin yang berbaring di atas tempat tidur lalu mama Sinta mulai mendekati Yasmin.
" sayang kamu jangan tidur ini masih terlalu pagi sangat tidak baik untuk kamu dan cucu Mama." kata mama Sinta.
Yasmin mulai duduk karena mendengar mertua nya yang berada di kamar nya.
" Mama sudah lama di sini?." tanya Yasmin.
" baru saja nak wajah kamu pucat sekali." kata mama Sinta sedikit panik.
" tidak apa-apa mah Yasmin cuma sedikit pusing." jawab Yasmin.
" ya sudah kamu istirahat saja biar mama pulang dulu besok mama datang lagi ya Dan kamu jangan banyak gerak Mama sebenar nya tidak tega meninggalkan kamu tapi mama ada tamu nanti teman lama mama mau datang ke rumah." kata mama Sinta dengan wajah sedih nya.
" iya mah Yasmin tidak apa-apa kok." jawab Yasmin.
__ADS_1
" kamu kalau ada apa apa telepon Mama." kata mama Sinta.
" iya ma." jawab Yasmin.
" Mama pulang dulu besok kita bikin rujak ya." kata mama Sinta sebelum pergi.
" iya mah." jawab Yasmin kembali membaringkan tubuh nya.
sudah dua hari berlalu dari kejadian Yasmin yang meminta jambu pada damar dan selama 2 hari itu pula yang tidak pernah meminta apapun pada damar damar merasa aneh karena tingkah Yasmin kembali dingin padanya tidak ada lagi Yasmin yang manja semuanya Yasmin berjalan sendiri apa yang ia inginkan iya cari sendiri bahkan bicara pun bila bukan damar yang memulai nya Yasmin tidak akan berbicara.
" tadi aku minta boy yang beliin martabak mas aku mau lihat mungkin martabak nya sudah ada." kata Yasmin yang sudah membuka pintu kamar nya.
" ya sudah biar mas temani." kata damar yang langsung turun dari atas tempat tidur ingin menemani Yasmin.
" tidak usah mas aku sendiri saja dan mas istirahat saja." jawab Yasmin santai dan ia mulai keluar dan menutup pintunya meninggalkan damar yang bingung karena Yasmin sudah tidak melibatkan lagi dalam apapun yang Yasmin lakukan dan entah mengapa dia merasa takut dengan perubahan Yasmin.
__ADS_1
" neng baru mau bobok panggilin." kata mbok Iyem yang hendak memanggil Yasmin tapi Yasmin ternyata sudah berdiri di dekat meja makan.
" martabaknya sudah ada mbok?." tanya Yasmin.
" ini neng Dan ini juga susunya tadi neng Gita yang menyiapkan dan sekarang dia sudah pulang diantar tuan Edo." jawab mbok Iyem.
" ya sudah aku makan dulu ya mbok." kata Yasmin.
Yasmin menarik kursi dan mendudukkan diri nya mata nya menatap martabak yang sudah disiapkan mbok Yem di hadapan nya tapi entah mengapa raut wajah nya yang bahagia berubah sedih entah mengapa ia ingin damar yang menyuapi nya tapi ia mulai mengambil 1 potongan martabak itu dan ia menutup mata nya ia membayangkan damar yang menyuapi nya baru satu gigitan yang ia makan ia kembali meletakkan martabak itu ia merasa martabak itu sudah tidak enak tapi Yasmin ketahui ternyata dari kejauhan damar memperhatikan nya dari awal ia berbicara dengan Baim sampai saat ini damar mulai berjalan mendekati Yasmin dan ia berdiri di samping Yasmin.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1