ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
287


__ADS_3

"Ck" Yasmin menggeleng-geleng mendengar betapa sombongnya sang suami.


"Gimana Yasmin nggak hamil empat, Mas ngapel aja setiap hari" ketus Yasmin.


"Hehehe" Damar merangkul leher Yasmin dan keduanya kembali berjalan masuk kedalam mobil.


"Mas kita beli jagung bakar dulu yuk" pinta Yasmin.


"Ayo" Damar melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang sampai akhirnya kini keduanya turun karena menemukan penjual jagung.


Yasmin dan Damar duduk di pinggir jalan menunggu jagung pesanannya matang, Damar merasa sangat tidak nyaman ia sangat tak terbiasa dengan jajanan pinggir jalan.


"Mas panas baget deh" kata Yasmin meniup jagung miliknya.


"Sini Mas tiupin" Damar memegang jagung Yasmin dan menipkan untuk istrinya.


"Enak kan yang?" tanya Damar.


"Enak banget Mas" jawab Yasmin sambil mengunyah jagung yang di suapi Damar.


"Kan Mas tiupnya pakek cinta yang" Damar menggoda Yasmin.

__ADS_1


"Mas modus"


"Jagungnya besar banget ya yang" tutur Damar sambil terus menyuapi Yasmin.


"Iya Mas enak banget."


"Yasmin suka?" tanya Damar.


"Suka dong..." jawab Yasmin semangat.


Damar tersenyum mendalat ide menjaili sang istri.


"Besaran mana sama jagung Mas?"


"Kamu pasti udah bayangin jagung Mas ya yang, maka nya kamu kesedak" Damar terkekeh melihat wajah Yasmin yang memerah, sontak membuat Damar makin bersemangat menggoda Yasmin.


"Gimana nggak, Yasmin sekali hamil empat anak kembar coba? Mas aja nggak pernah sekali pun libur dari otak mesum Mas yang tidak pernah beres itu"


"Tapi kamu suka kan" Damar menconcolek dagu Yasmin.


"Kamu kok diem nggak jawab, jangan-jangan kamu lagi bayangin ya yang" tutur Damar lagi.

__ADS_1


"Mas hiks hiks" Yasmin kesal dan rasanya tak kuat mendengar sang suami yang selalu menggodanya.


"Uluh-uluh istri ku sayang, jangan nangis nanti Mas kasih ya" Damar mengelus kepala Yasmin layaknya anak kecil.


"Mas...." Yasmin tidak mengerti entah mengapa Damar memiliki kebiasaan baru menggodanya.


********


Pagi ini masih sama seperti pagi biasanya, Sela sibuk dengan memasak untuk sang suami. Karena setelah itu ia akan berangkat kekantor menjadi bodyguart sang suami, agar tidak di tikung pelakor terutama wanita yang bernama Lina.


"Selesai" Sela memasukan semua masakannya pada kotak makanan dan meletakannya keatas meja, setelah itu ia bersiap-siap mengganti pakaiannya sebelum berangkat.


Setelah Sela selesai memakai pakaian yang baru, ia bercermin dan memandang tubuhnya di cermin. Mata Sela tertuju pada bagian perutnya yang terlihat sedikit membuncit, Sela mulai mengingat ia sudah menikah dengan Adam selama tiga bulan, tapi ia juga tidak pernah telat dalam kedatangan tamu bulanan. Sela menepis pikiran kalau ia hamil, Sela berjalan keluar dari kamar dan berniat mengambil bekal yang tadi ia siapkan, namun belum sempat tangannya menggapai bekal tiba-tiba terdengar sura bell berbunyi. Sela bertanya-tanya siapa yang datang, kalau Yasmin tidak mungkin menekan bell karena ia tau pasword apartemen itu. Dengan mengurungkan niatnya mengambil bekal ia melangkah menuju pintu dan membukanya, belum jelas Sela melihat siapa tamunya tubuhnya sudah di dorong seseorang.


"Heh" kata Lina.


"Auu" Sela terduduk di lantai dan merasa sakit pada perutnya karena terjatuh.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2