
" Hari ini aku tidak bisa mas, besok kan libur, jadi mas jemput aku besok saja, bilang sama mami dan mama ya mas." jawab Yasmin.
" Mas?." Batin Damar yang sedari tadi juga ikut mendengar percakapan mereka.
" Ya sudah besok aku jemput ya." kata Edo.
" Iya." jawab Yasmin.
Edo keluar tanpa melihat Damar, iya terus melangkah dengan senyum di wajah nya, karena melihat wajah Damar seperti sedang menahan emosi nya.
Setelah kepergian Edo, Yasmin kembali melanjutkan pekerjaan nya, entah apa yang ada di pikiran wanita itu sehingga menerima permintaan mama Sinta dan mami Ratih untuk menemani mereka membuat kue, yang jelas Yasmin sudah tidak perduli lagi dengan Damar, ia sama sekali tidak memikirkan Damar dan tidak mau perduli lagi mau Damar memperboleh kan nya atau tidak.
Karena sebenar nya Yasmin merindukan mendiang alm ke dua orang tua nya dan Yasmin bisa merasakan sedikit terobati bila ia bertemu dengan mama Sinta dan mami Ratih yang terlihat begitu menyayangi nya, maka dari itu Yasmin .tidak menolak permintaan mami Ratih dan mama Sinta.
Damar bangun dari duduk nya dan ia berjalan mendekati Yasmin, tapi Yasmin tetap santai ia tidak perduli karean sedikit lagi pekerjaan nya selesai dan meeting segera di mulai.
__ADS_1
" Yasmin." panggil Damar yang berdiri di samping Yasmin.
" Mas 20 menit lagi kita ada meeting." kata Yasmin.
" Sayang." kata Damar karena Damar bukan mempertanyakan pekerjaan tapi ia ingin bertanya kenapa Yasmin memanggil dengan Edo dengan panggilan MAS, Damar benar benar tidak suka mendengar nya.
" Yas." panggil Damar sekali lagi karena Yasmin tidak memperdulikan nya.
" Iya." jawab Yasmin, ia menatap wajah Damar karena pekerjaan nya sudah selsai dan waktu nya meeting.
" Monyet?." tanya Yasmin yang bingung
" Ya monyet yang baru keluar dari ruangan ini." jawab Damar.
" Oh mas Edo." kata Yasmin.
__ADS_1
" Kamu tidak usah memanggil nya MAS, dia bukan suami kamu." Kata Damar menahan emosi.
" Kalau mau ribut tolong tidak usah sekarang, aku belum siap kalau mendnegar kamu menghina aku lagi, aku tahu kamu akan mengatakan aku wanita murahan lagi!!!! ya aku sudah tahu dan sudah terlalu sering mengatakan itu dan aku sudah sangat mengingat nya dan kamu tidak perlu lagi mengingat kan nya." kata Yasmin.
Yasmin keluar dari ruangan itu dan berjalan ke ruangan meeting, karena ia tidak sanggup kalau Damar akan menghina nya lagi, Yasmin benar benar sudha menutup hati nya untuk Damar, entah sampai kapan dan untuk saat ini ia masih merasa kan sakit hati saat Damar menghina nya dan ia belum bisa melupakan itu.
Sementara Damar yang tinggal di ruangan itu mulai memijat kepala nya. kepala nya tiba tiba pusing karena YAsmin saat ini sangat susah sekali di dekati, di saat Damar sudah meyakin kan hati nya untuk memilih Yasmin, tapi Yasmin sudah tidak perduli lagi pada nya.
Saat ini Damar merasa menyesal atas apa yang pernah ia lakukan pada Yasmin dan ia sudah bertekad untuk membuat Yasmin tetap bersama nya dan ia akan terus berjuang demi Yasmin agar tidak meninggalkan nya dan hidup bersama dengan diri nya selama nya.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1