
Sela pergi dengan perasaan sakit dan kesal ia bahkan dengan sengaja meninggalkan ponselnya agar Adam tidak bisa melacak keberadaan nya.
Sela hanya membawa tas tangan kecil kesayangannya, tidak perduli dengan jam yang sudah menunjukkan pukul 2 malam.
Sela yang sedang berjalan setengah berlari sambil matanya mencari taksi tiba-tiba tanpa sengaja menabrak seseorang di sisi jalan.
BUUK.
"Au" Sela meringis tat kala merasa tubuhnya melayang dan terjatuh.
"Kamu ngga papa?" Tanya orang tersebut sambil mengulurkan tangannya membantu Sela berdiri.
Sela menepuk-nepuk tangannya, lalu mendongak menatap siapa orang yang ia tabrak sekaligus siapa yang memberikan uluran tangannya.
"Fahri?" Kata Sela sedikit kaget karena ternyata orang itu Fahri orang yang ia sukai.
"Sela" Fahri juga terkejut melihat orang yang ia tabrak ternyata Sela.
Sela berbalik ke belakang melihat Adam mengejarnya dari kejauhan.
"Fahri tolongin aku please" Sela memegang tangan Fahri berharap mau menolongnya.
__ADS_1
"Tapi kamu kenapa?" Fahri masih bingung dengan Sela.
"Nanti aku jelasin, sekarang tolongin aku dulu" kata Sela semakin panik saat mata Adam sudah melihatnya.
"Sela" Teriak Adam dari kejauhan.
"Cepat Fahri aku mohon"
"Ya udah ayo naik ke mobil aku" jawab Fahri. Dengan cepat Sela masuk ke mobil Fahri bahkan di depan mata Adam, Sela tidak perduli Adam memanggilnya. Rasanya dada Sela begitu sesak saat mengingat perlakuan Adam padanya.
"Sela kamu mau kemana tengah malam begini?" Fahri juga merasa bingung dengan Sela.
"Jalan aja ya" kata Sela sebab ia pun belum tahu akan kemana.
"Fahri aku turun di sini aja" kata Sela.
"Kok di sini?"
"Udah di sini aja please" pinta Sela.
"Ya udah" Fahri menghentikan mobilnya sebab ia tidak mau ikut campur dalam masalah Sela kecuali Sela memintanya, karena Fahri takut Adam salah paham dan bisa membuat hubungan suami-istri itu semakin memburuk.
__ADS_1
"Makasih ya" Sela turun dari mobil dan Fahri langsung mengemudikan mobilnya dengan meninggalkan Sela.
Sela melangkahkan kaki nya ke sebuah klub malam, tempat yang tak pernah ia datangi. Niat Sela tadinya ingin pulang ke rumah orang tuanya namun ia malu baru menikah 2 hari tapi sudah ribut dengan sang suami, ya yakin Bunda Lesti pasti akan menyalahkan nya.
Dentuman musik semakin terasa di telinga Sela, asap rokok yang menjadi penghias malam membuat Sela terbatuk-batuk.
Terlihat pria dan wanita berbaur tanpa rasa malu, Sela tidak peduli ia ingin melepaskan rasa kesal nya hingga Sela duduk di meja bartender.
Dengan menutup mata Sela mulai meneguk gelas berisi minuman beralkohol itu, seolah ia sudah seperti orang yang terbiasa akan hal itu. Namun tiba-tiba ia merasa kepala nya seperti berputar.
"Hai" tiba-tiba seorang pria asing mendekati nya, dan memegang paha nya. Dengan kesadaran yang tersisa Sela menepis tangan pria tidak sopan itu.
"Apa sih, gue lagi pengen sendiri" kesal Sela.
"Enak juga saya temani" kata pria itu lagi.
Sela tidak mampu lagi menjawab, yang menemukan kepala nya sesaat namun wajah Adam kembali membayang inya. Sela kembali meneguk sisa minuman ia pun tidak tahu sudah berapa banyak ia minum.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...
.......