ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
210


__ADS_3

" adam berhenti jangan ganggu aku ." tuk sela


Sheila hanya tidak suka ada mengganggunya 6 mengapa sela merasa risih bila di dekat Adam Sheila kembali melanjutkan langkah kakinya tapi tanpa memperdulikan Adam yang terus mengikutinya sela hanya menggerutu lagi-lagi Adam selalu mengikuti nya Sheila bingung sendiri kenapa Adam sangat terobsesi padanya..


"Cepat" Adam menarik tangan Sela dan membuka pintu mobil.


"Adam" gerutu Sela saat Adam mendorongnya masuk dengan paksa ke dalam mobil baru Adam memutari mobil dan ikut masuk lalu duduk disamping Sela yang menunjukkan wajah masam.


"Adam kamu kenapa sih selalu maksa aku, kasar banget sih" teriak Sela di wajah Adam, Adam sangat menyukai wajah Sela yang berdekatan dengannya terutama bibir Sela yang selalu menjadi incaran nya.


"Karena aku cinta sama kamu!" Adam menyalakan mesin mobilnya dan mengemudi dengan kecepatan sedang tanpa peduli wajah Sela yang memucat karena mendengar kata cinta yang diucapkan Adam.


"Adam apa kamu cinta sama aku?" tanya Sela dengan suara kecil memastikan apa ia tidak salah dengar.


Adam menepikan mobilnya lalu wajahnya mulai melihat Sela yang juga melihatnya.


"Iya" jawab Adam dengan terus menatap wajah Sela.


"Tapi maaf ya dam, aku nggak cinta sama kamu" Sela menundukkan kepala dengan suara pelan, ia harus mengatakan itu karena memang itulah yang ia rasakan saat ini.


"Kenapa?" Lagi-lagi Adam butuh jawaban dan Adam ingin tahu seperti apa pria idaman Sela.

__ADS_1


"Ya kamu bukan tipe aku" ujar Sela yang mulai menatap wajah Adam.


"Tipe kamu yang seperti apa?" Adam mulai mengorek seperti apa pria yang disukai Sela, Adam sangat menginginkan Sela dan ia tidak akan semudah itu melepaskan Sela.


Sela mulai memikirkan sesuatu dan ia mulai menatap Adam dengan ide cemerlang yang sudah berkeliaran di otaknya.


"Aku suka cowok yang kekar, banyak uang, jabatan tinggi, punya rumah, punya mobil mewah, punya banyak cinta untuk aku" ucap Sela dengan polos nya.


Adam membuka jas yang ia pakai dan melempar pada Sela, setelah itu Adam membuka kemeja yang ia pakai dan kembali melempar pada Sela. Dengan wajah kesal Sela memegang baju Adam yang menutupi wajahnya.


"Apa kamu mau yang seperti ini?" Adam mulai menunjukkan perut sixpack dengan berotot dan juga dada bidang miliknya.


"Buka matamu dan lihat aku!"


"Adam ampun" Sela merasa takut pada kemarahan Adam, sekujur tubuhnya bergetar.


"Buka matamu dan lihat aku!" terdengar suara Adam yang berat dan tegas.


"Tapi aku jangan diapa-apain ya?" Sela melongo membuka matanya dengan perlahan, ia melongo melihat tubuh proporsional Adam.


"Aku akan berikan apapun yang kau minta, termasuk memberikan semua yang aku miliki asal kamu menjadi istriku" dengan tegas dan tatapan tajam Adam menarik tengkuk Sela mendekat padanya.

__ADS_1


"Tapi aku..." Sela tidak tahu harus bicara apa karena ia takut dengan tatapan Adam yang terlihat begitu tajam.


"Kau kenapa lagi?" Adam semakin memajukan wajahnya pada Sela tanpa melepas tangannya yang masih berada di tengkuk Sela.


"Adam aku takut hiks hiks hiks" Sela menangis dan berteriak sekencangnya karena takut dengan tatapan tajam Adam.


"Diam!" bentak Adam.


Sela tersentak dan berhenti menangis, Adam mengusap air mata Sela dengan ibu jarinya. Tatapan keduanya bertemu Sela ingin mencari kebohongan di mata Adam namun sepertinya Sela hanya menemukan kebenaran di mata Adam, jarak wajah mereka hanya beberapa inci saja dengan tatapan mata Adam mulai berfokus pada bibir Sela.


"Kenapa kau jatuh cinta padaku?" tanya sela


"Apa cinta butuh alasan tanya?" Tanya Adam dengan mata yang berkabut menatap bibir Sela.


"Tapi aku butuh alasan Adam, aku belum pernah jatuh cinta dan aku hanya ingin jatuh cinta satu kali saja dan menikah dengan orang kaya, banyak uang dan aku bisa berfoya-foya itulah keinginanku" tutur Sela di depan wajah Adam, Sela hanya ingin Adam membencinya dan juga ia terbebas dari Adam jujur saja Sela menyukai seniornya di kampus.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2