ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 75


__ADS_3

" Tapi mas, ayah ayah mas, aku takut terjadi apa apa sama ayah mas." ucap Zie yang berada di pelukkan sang suami.


" Ayah siapa sayang, papa Hendra maksud kamu?." tanya Langit mencoba membenarkan apa yang di ucapkan oleh istri nya


" Bukan papa Hendra mas, tapi ayah mas ayah ku." teriak Zie yang langsung berdiri.


" oke oke maaf sayang, mas tidak bermaksud berkata seperti itu, mas hanya....." ucapan langit terputus karena melihat kondisi Zie yang langsung terjatuh di lantai sambil memegang kepala nya.


" ah sakit, sakit mas." ucap Zie sambil memegang kepala nya.


" sayang, kamu kenapa sayang." ucap Langit yang bingung harus berbuat apa, karena melihat kondisi nya seperti itu


" Sayang, kamu kenapa? jangan buat mas bingung sayang." ucap Langit memeluk tubuh Zie.


" sakit ma..." ucap Zie namun terputus karena tiba tiba Zie kehilangan kesadaran nya.


" sayang " panggil Langit dengan menepuk pipi istri nya, dengan cepat Langit segera merebahkan tubuh istri nya di atas tempat tidur.


Langit segera mencari minyak kayu putih untuk membangunkan istri nya, Langit mengoleskan minyak kayu putih di hidung istri nya, namun Langit sudah menunggu beberapa saat, Zie belum juga sadarkan diri.


Bahkan kini tubuh Zie sangat dingin dan wajah nya pucat, Langit yang melihat itu langsung menghubungi dokter keluarga nya.


setelah menelpon, Langit mengambil air hangat untuk mengompres dahi dan tubuh nya, agar badan nya hangat.


Tok tok tok ....

__ADS_1


Langit yang mendengar ada suara ketukan pintu, ia segera membuka pintu.


ceklek...


Pintu di buka.


" Pak Andre." ucap Langit.


" Pak Langit." ucap Andre.


" loh kok pak Andre yang datang?." tanya langit bingung.


" Maaf pak Langit kalau saya yang menggantikan, karena tadi dokter keluarga anda tiba tiba mendapatkan telepon dari rumah sakit untuk ikut dalam operasi." jawab Andre


" Baik pak Andre." jawab Langit


" Ini pak, istri saya tidak sadarkan diri." ucap Langit dan itu membuat Andre terkejut.


" Apa, dimana pak Zie sekarang?." tanya Andre.


Langit yang bingung dengan ke ekspresi dari Andre langsung meradang.


" Kenapa kamu sekawatir ini dengan Zie?." tanya Langit Yang menatap tajam ke arah Andre


" Maaf Lang, bisa kita bahas nanti, aku tidak mau kalau terjadi apa apa dengan Zie, ku mohon, nanti aku akan jelaskan." ucap Andre dengan nada memohon.

__ADS_1


" Baik, ikut aku, setelah itu jelaskan pada ku, kalau tidak, ku pastikan kamu tidak akan keluar tempat ini dengan nyawa yang masih menempel di tubuh mu." ucap Langit dengan penuh penekanan.


Andre yang mendengar itu tubuh nya langsung menegang, bagaimana tidak, kalau sampai ia lupa, sudah di pastikan kalau nyawa nya tidak terselamatkan.


Andre yang sudah ada di kamar segera memeriksa Zie,


" Tekanan darah menurun sangat rendah, nadi nya pun mulai melemah." ucap Andre sendiri. langit yang mendengar itu langsung duduk di sebelah Zie.


" Bagaimana?." tanya Langit.


" Pasang infus segera, agar kondisi Zie tidak lemah, nanti di infus akan aku kasih obat agar Zie tenang." ucap Andre.


" Apa maksudmu?." tanya Langit yang geram dengan ucapan Andre.


" Langit, tolong kamu diam saja, kamu jangan buat aku pusing seperti ini, kondisi istri mu sangat memprihatikan, kalau kamu ribut sendiri lebih baik kamu keluar." ucap Andre yang tidak kalah tajam kepada Langit.


Langit yang mendapat ancaman seperti itu, ia langsung diam, ia tidak mau di usir dari kamar nya sendiri, bahkan dokter di depan nya ini berdua saja sedang istri nya


Setelah memasang infus dan menyuntikkan sesuatu Andre bernafas lega.


" Kita tunggu sampai 30 menit baru kita lihat kondisi istri kamu lagi." ucap Andre.


" baik, kalau begitu lebih baik kita di depan saja, biarkan Zie di kamar." ajak Langit dan Andre mengangguk kan kepala nya.


Langit menuju ruang tamu dengan 2 cangkir kopi di depan nya.....

__ADS_1


Hayo apa yang terjadi selanjutnya, stay terus ya kak, jangan lupa Like dan Vote ya kak, Terima kasih


__ADS_2