ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
158


__ADS_3

" sayang suapin dong." Kata damar meminta Yasmin untuk menyuapinya.


" Mas Yasmin ini istri atau baby sister nya sih?." tanya Yasmin.


" istri sekaligus baby sister hati Mas sayang." jawab damar sambil menaik turunkan kedua alis matanya.


" ya sudah tapi habis ini Yasmin minta tas keluaran terbaru ya Mas." kata Yasmin sambil mulai menyuapi satu persatu suapan pada mulut damar.


Damar tersenyum dan mengangkat sebelah alisnya ini adalah pertama kalinya Yasmin meminta sesuatu padanya damar sangat bahagia itu berarti Yasmin sudah sangat menerimanya dan Yasmin juga sudah tidak sungkan padanya lagi seperti dulu damar mengingat saat ia memberikan Yasmin dua buah kartu untuk keperluan Yasmin dan si kembar tapi bukannya diterima malah diabaikan begitu saja.


" Mas jawab." rengek Yasmin karena damar hanya tersenyum saja sambil mengunyah makanan ia sama sekali tidak mengiyakan dan Yasmin sangat menunggu jawaban damar ia sudah bersiap-siap untuk mogok bicara seminggu kalau damar tidak mengabulkan keinginannya.


" iya sayang." jawab kamar sambil mencolek dagu Yasmin dengan telunjuknya.


" terima kasih Mas nanti kalau sudah dibelikan." jawab Yasmin dengan senyuman 1000 watt.


Namun damar merasa aneh dengan jawaban Yasmin yang mengucapkan terima kasih namun setelah tasnya ia dapatkan. ibu hamil memang aneh pikir damar.


" iya sayang." jawab damar.

__ADS_1


" Mas sekalian sama heels-nya juga ya." kata Yasmin lagi.


" tidak sayang." jawab damar sambil merapikan rambut Yasmin.


" Mas!!!!." kesal Yasmin dengan wajah masamnya.


" iya boleh tapi tidak boleh memakainya sampai anak kita lahir kata damar memberi penawaran.


" kan aku pengen beli terus dipakai Mas." kata Yasmin sambil mulai berkelanjut manja di lengan damar.


" Mas takut kamu tersandung sayang nanti kalau kamu sudah melahirkan anak Mas kamu bebas mau pakai dan beli, mas tidak akan melarangnya." kata damar sambil mencium kening Yasmin.


" iya sayang." kata damar.


Dan keduanya mulai bangun dari kursi meja makan itu. Damar membawa Yasmin kekasih hati nya ke taman belakang agar Yasmin terkena sinar matahari dan itu sangat bagus untuk istri dan calon anaknya. Damar mendudukkan dirinya dan bersandar ia mulai mengangkat tubuh Yasmine untuk duduk di pangkuannya dan tangannya melingkar di perut Yasmin yang sedikit membuncit.


" sayang." panggil damar yang sedang duduk memangku Yasmin sambil ia meletakkan kepalanya pada tengkuk Yasmin.


" iya mas." jawab Yasmin yang menggenggam tangan damar yang melingkar di perutnya.

__ADS_1


" kamu harus janji sama mas ya kamu tidak akan pernah meninggalkan mas." kata damar semakin mempererat pelukannya.


" kenapa mas berbicara gitu?." tanya Yasmin bingung.


" entahlah tapi mas takut sekali kehilangan kamu atau pun kamu pergi meninggalkan mas." kata damar.


" kalau mas sayang sama Yasmin Yasmin tidak akan tinggalin mas tapi kalau mas nyakitin Yasmin itu baru Yasmin pergi tanpa pamit sama mas." jawab Yasmin yang masih di dalam dekapan hangat tubuh kekar damar.


" mas janji tidak akan nyakitin kamu asal kamu selalu berada di sisi mas." jawab damar.


" iya mas." jawab Yasmin sebelah tangannya menangkup wajah damar yang berada di tengkuknya dan damar memegang tangan Yasmin dan mencium nya dengan bertubi-tubi.


" sayang nanti mas mau punya anak lima ya." kata damar mulai berbicara hal lain.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2