
" Ghani juga jatuh?." Tanya Damar.
" Tidak kak, Ghani tadi menang balap nya dan tidak jatuh." Jawab Ghani tersenyum manis dan bercerita dengan bangga nya.
" Wah hebat, Gaffar juga hebat walau pun kalah tapi sudah mencoba itu juga sudah membuktikan kalau Gaffar orang yang berani." Kata Damar yang berusaha menghibur Gaffar yang sedang sedih.
" Ghani juga hebat ya kak?." Tanya Ghani dengan bangga
" Iya itu baru laki laki." Kata Damar.
" Ya sudah kalian istirahat ya, kakak juga mau ke kamar dulu nanti kakak ke sini lagi." Kata Yasmin dan Yasmin mulai keluar dari kamar ke dua adik kembar nya.
" Kak Damar." panggil Ghani.
" Ya " jawab Damar.
" Kak teman Ghani punya mobil mainan keren banget." Kata Ghani
" Oh iya, nanti kalian juga beli, kak Adam nanti yang akan membelikan untuk kalian berdua." Kata Damar.
__ADS_1
" Benarkan kak?." Tanya Ghani dan Gaffar bersamaan.
" Iya dong." Jawab Damar.
" Kakak ke kamar dulu ya, kalian istirahat nanti kak Adam ke sini mengantarkan mobil terbaru untuk kalian." Kata Damar.
" Iya kak, terima kasih." Kata anak kembar itu dengan bahagia.
" Sama sama " jawab Damar.
Damar sangat senang bisa membahagiakan ke dua asik kembar nya itu, apa lagi Ghani dan Gaffar sudah mulai dekat dengan nya.
" Sayang." Panggil Damar.
Saat ia masuk ke dalam kamar nya bersama Yasmin, awal nya Damar ingin marah saat tadi Yasmin di antar Edo pulang tapi setelah ia tahu alasan Yasmin pulang adalah untuk si kembar ia sudah melupakan kemarahan nya.
" Sayang." Damar lagi lagi memanggil Yasmin. Karena Yasmin tidak menjawab panggilan nya, namun telinga Damar mulai mendengar gemericik air dari kamar mandi. Damar yakin kalau saat ini Yasmin sedang mandi.
" Sayang " kata Damar dan kini ia sudah masuk ke dalam kamar mandi, ia juga tidak lupa untuk mengunci pintu kamar mandi.
__ADS_1
" Mas." Yasmin terkejut karena Damar sudah masuk dan memang ia tadi lupa untuk mengunci pintu kamar mandi.
" Sayang." Kata Damar dan ia pun mulai melucuti pakaian nya, sama seperti Yasmin yang tidak memakai sehelai benang pun di bawah guyuran shower itu.
" Mas." Yasmin mulai mendesah karena Damar mulai memainkan tubuh nya di bawah guyuran shower itu.
Ke esokkan harinnya.
Pagi ini masih sama seperti pagi pagi sebelum nya, hanya saja beda nya kini Damar sudah benar benar tinggal bersama Yasmin, dan semenjak Damar tinggal bersama Yasmin, kini Yasmin selain mengurus ke dua adik kembar nya, ia juga di repot kan dengan satu bayi besar nya yaitu Damar.
Bayi besar nya itu sangat manja sekali bahkan sampai memakai pakaian nya saja sekarang harus Yasmin yang memakai, Yasmin sampai membuang nafas berat nya.
Apa lagi cuma memasang dasi sudah pasti Yasmin juga memakai di tambah lagi pagi ini Damar ingin makan namun ia ingin Yasmin yang menyuapi makan pagi nya
Beruntung ke dua adik kembar nya sudah pergi bersekolah jadi mereka tidak melihat kelakuan Damar yang super manja di pagi hari ini
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...