
Bukan ia bersedih tapi ada rasa haru di hati nya, ternyata pilihan Damar memilih Yasmin adalah keputusan sangat tepat.
"Hehehehe" Zie tersenyum menunjukan dua baris gigi rapinya.
"Kamu hamil lagi ya Yasmin" tanya Celine.
"Iya Mbak, Alhamdulilah" kata Yasmin tersenyum pada Celine, namun Yasmin bisa melihat raut wajah Celine yang bersedih.
"Saya juga pengen banget seperti kamu, tapi dokter bilang rahim saya sangat lemah sebab sebelum menikah dengan Damar dulu saya pernah beberapa kali melakukan aborsi ilegal di salah satu klinik. Dan sekarang saya juga tidak tau entah saya bisa atau tidak hamil lagi" Celine menunduk menangis mengingat dosanya di masa lalu yang sangat banyak.
"Mbak udah, jangan nangis lagi kita doa sama-sama semoga Mbak juga bisa nyusul Yasmin" Yasmin tau kesedihan Celine, ia menikah dengan Damar sudah hampir tiga tahun dan kini sudah memiliki seorang putri yang berusia 20 bulan, bahkan Yasmin akan segera melahirkan bayi kembarnya juga.
__ADS_1
"Iya kamu benar" Yasmin mengusap air matanya dan tersenyum.
"Mbak kesini sama siapa?" tanya Yasmin sesaat setelah Celine sudah lebih baik, Yasmin juga tidak mau Celine terus bersedih.
Jika dulu Celine selalu bertingkah judes dan benci pada Yasmi namun tidak dengan saat ini. Saat ini Celine terlihat jauh berbeda hingga tak ada alasan Yasmin untuk membenci Celine seperti dulu tapi tidak dulu pun Yasmin tak pernah membenci Celine. Bahkan Yasmin dulu rela mundur agar rumah tangga Celine dan Damar baik-baik saja, sebab Yasmin sadar ia hanya orang ketiga.
Namun sepertinya jodohnya dengan Damar memang sudah tertulis, hingga tanpa di pinta pun Damar kembali dengan sendirinya. Dan yang paling berkesan saat ia meminum pil kb tapi tetap saja ia mengandung anak Damar padahal Yasmin saat itu benar-benar tak ingin mengandung anak Damar karena status yang belum jelas, ia juga tidak mau di cap sebagai pelakor.
"Saya kemari sama suami saya" Celine terlihat bahagia mengucapkan kata suami.
"Iya, dulu saya sempat terkena gangguan jiwa dan suami saya sekarang adalah dokter yang merawat saya" tutur Celine.
__ADS_1
"Gangguan jiwa Mbak?" Yasmin shock mendengarkan apa yang di katakan Celine, Yasmin sama sekali tidak pernah tau menau mengenai Celine selama ini.
"Iya" Celine tersenyum getir kadang ia juga tak bisa menerima tapi semua sudah berlalu.
Yasmin tau Celine mulai terlihat murung saat berbicara itu, Yasmin langsung mengalihkan pembicaraan agar tak berlarut dalam kesedihan.
"Selamat ya Mbak, aku yakin suami Mbak Celine pasti baik banget dan juga taat ibadah ya Mbak lihat sekarang penampilan Mbak" Yasmin kembali menatap Celine dengan kagum, ada rasa malu pada hati Yasmin. Seorang penjahat memang pendosa tapi ketika penjahat itu kini menjadi taat ibadah bahkan ibadahnya mungkin lebih baik dari seorang yang menjadi korban, ini sangat hal yang membanggakan.
"Alhamdulilah" Celine tersenyum ia memang mengakui suaminya kini memiliki kesabaran dalam menuntunnya menjadi lebih baik.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...