
" Celin kamu mau kemana?." Tanya mama Sinta, karena setelah kepergian Damar, Celin juga ikut berlari dan menyusul Damar.
" Celin mau ikut Damar ma." Kata Celin dan mulai berjalan, namun langkah nya terhenti saat mama Sinta menarik tangan Celin.
" Kamu tidak usah pergi." Ucap mama Sinta
" Kenapa ma?." Tanya Celin.
" Kalau kamu menyusul Damar, nanti dia marah dan kalian ribut, kamu mau?." Tanya mama Sinta sambil mengangkat tangan Celine yang ia pegang dan ingin memastikan cincin yang Celine pakai.
" Tapi yang Celine pakai masih cincin ini. Cincin ini aku yang mendesain nya sendiri." batin mama Sinta.
" Eh." Mama Sinta tersadar dari lamunan nya.
" Mama kenapa?". Tanya Celin.
" Tidak kamu kembali ke kamar saja ya, mama tidak mau kalah kalian ribut terus." Kata mama Sinta.
" Ya ma, baik lah " Celin mengurungkan niat nya mengejar Damar karena ia membenarkan ucapan mertua nya itu lalu ia kembali ke kamar nya.
__ADS_1
" Apa mungkin Damar mengganti cincin nya? Tapi kalau Damar mengganti cincin nya seharusnya punya Celin juga. Tapi kenapa Celin masih memakai cincin yang dulu ku belikan, tapi apa ia Damar mengganti cincin milik nya dan kebetulan ada kemiripan dengan cincin milik Yasmin." Batin mama Sinta ia terus berdebat dengan pikiran nya sendiri.
...🍀🍀🍀🍀🍀 ...
Damar mengemudi dengan kecepatan penuh karena ia sudah tertinggal cukup jauh dengan Edo, namun kini mobil Edo sudha berhenti di halaman rumah Yasmin, dan Edo melihat dari kaca spion kalau mobil Damar juga sudah berhenti di Belanda mobil nya.
" Yas, aku tidak usah mampir, aku sedang ada urusan." Bohong Edo karena ia tidak ingin berdebat dengan Damar.
" Ya sudah terima kasih ya." Ucap Yasmin.
Setelah Yasmin turun, Edi kembali melajukan perjalanan nya dan Yasmin mulai membuka gerbang lalu setengah berlari masuk ke dalam rumah nya karena ia sangat khawatir dengan kondisi Gaffar.
" Kak Yas." Kata Gaffar yang sedang duduk di atas tempat tidur dengan kaki yang di perban.
" Kamu tidak apa apa kan?." Tanya Yasmin dengan khawatir.
" Tadi Gaffar jatuh kak, gara gara ikut balapan sepeda di depan gang sana." Kata Gaffar.
" Oh ya sudah tidak apa apa besok besok lagi tidak boleh cengeng, ingat ada kakak dan kakak tidak suka adik kakak cengeng." Kata Yasmin lalu memeluk Gaffar.
__ADS_1
Yasmin memang selalu mengajarkan kepada ke dua adik nya menjadi orang yang kuat dan tidak lemah, karena Yasmin tahu ke dua adik nya adalah sumber kekuatan nya dan ia tidak mau Adik nya bisa di tindas dan di rendah kan orang lain.
Maka dari itu Yasmin selalu mengajarkan adik nya menjadi kuat dan ia sadar mereka harus bisa melindungi diri mereka sendiri karena mereka tidak bisa minta perlindungan kepada orang lain.
" Ya kak, Gaffar kuat." Ucap Gaffar dengan wajah sedih
" Gaffar kamu kenapa?." Tanya Damar yang baru saja masuk ke dalam kamar itu.
" Gaffar jatuh kak." Jawab Gaffar
" Ghani juga jatuh?." Tanya Damar.
" Tidak kak, Ghani tadi menang balap nya dan tidak jatuh." Jawab Ghani tersenyum manis dan bercerita dengan bangga nya.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1