
" Ratiiiiiih." Teriak mama Sinta, karena Ratih adik ipar nya itu selalu punya cara untuk membuat nya emosi.
Kini Yasmin dan Edo sudah berada di dalam mobil, dengan Edo tentu nya yang mengemudi, Yasmin hanya memandang lurus saja, ia sama sekali tidak memikirkan Damar, ia sudah muak dengan tingkah Damar, yang tidak memiliki ketegasan sedikit pun, dalam hubungan mereka, dan semenjak Yasmin memutuskan akan pergi dan meninggalkan Damar, ia sudah perduli lagi dengan Damar sedikit pun.
" Yasmin, kami memikir kan apa?." Tanya Edo. Karena ia melihat sedari tadi Yasmin hanya diam saja.
" Tidak aku hanya sedikit mengantuk." Kata Yasmin. Setelah mengatakan itu, Yasmin langsing terlelap ia benar benar terlelap, dalam duduk nya, Sepanjang pulang, Yasmin hanya tertidur dan setelah beberapa menit kini mereka telah sampai di rumah Yasmin.
Yasmin di bangunkan oleh Edo, setelah itu Yasmin langsung turun dan membuka pintu yang terkunci.
Kini Yasmin tidak merasa takut lagi. Jika ia meninggalkan ke dua adik kembar nya, karena sudah ada mbok yem, pembantu Yasmin yang sudah bekerja beberapa hari yang lalu.
pagi hari nya. semalam setelah Yasmin pulang, ia langsung merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur.
__ADS_1
ia hanya membuka high heels dan dress yang ia pakai, bahkan tanpa cuci kaki dan lebih parah nya lagi ia tidur hanya dengan dalaman saja, Rasa kantuk yang sudah menyerang nya sudah tidak mampu lagi ia tahan, karena rasa lelah seharian bekerja lalu malam nya menghadiri pesta dan pulang sudah pukul 02.00 dini hari.
Begitu juga dengan Damar, setelah ia semalam memutuskan untuk pulang ke rumah Yasmin, ia langsung membaringkan tubuh nya di samping tubuh Yasmin, Yasmin sama sekali tidak menyadari kalau Damar tidur dengan nya.
Namun pagi hari ini Yasmin merasa sesak, tubuh nya seperti di himpit benda yang cukup berat. Yasmin mencoba menggerakkan tubuh nya, namun tetap saja tidak sedikit pun usaha nya itu berhasil.
Yasmin membuka mata nya dan tatapan mata Yasmin tepat melihat wajah Damar yang masih tertidur lelap di samping nya. Yasmi mulai mencoba menggerakkan tubuh nya, berusaha melepaskan diri dari kungkungan Damar, namun aneh nya semakin Yasmin berusaha lepas, semakin kuat Damar memeluk tubuh nya.
" Mas." Yasmin mulai berbicara karena Damar tidak mau melepaskan nya.
" Mas, lepasin." kata Yasmin
" Tidak, mas kangen sama kamu." kata Damar.
__ADS_1
Yasmin diam wajah nya menatap bingung, Damar tiba tiba berubah menjadi bertingkah manis.
Yasmin mendadak merinding karena merasa horor melihat tingkah aneh Damar.
" Kamu kenapa mas, semalam kesambet setan dimana?." tanya Yasmin.
" Mas sayang sama kamu, mas janji mas akan selalu buat kamu bahagia, maaffin mas ya, kemarin kemarin mas kasar sama kamu." kata Damar ia tetap memeluk tubuh Yasmin di balik selimut yang menutupi tubuh ke dua nya.
" Dasar om om labil, dan apa tadi? minta maaf, oh tidak semudah itu, kamu sudah terlalu menghina ku." batin Yasmin.
" Mas lepasin, aku mau bangun, aku juga mau kerja." kata Yasmin tetap berusaha melepaskan tubuh nya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...