ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 114


__ADS_3

Setelah masuk ke ruang istirahat Langit. Zie langsung di rebah kan ke ranjang dan mulai melahap bibir kenyal sang istri, mereka memainkan lidah hingga mengeluarkan decapan yang begitu keras.


Setelah puas Langit langsung berpindah ke telinga Zie dan leher nya, Langit tidak hanya mencium bahkan hingga membuat tanda kissmark di sana.


"Ahhh" desah Zie.


Saat Zie masih menikmati nya Langit tidak diam di situ saja, tangan Langit langsung turun ke bawah dan menyelip di dress yang di gunakan oleh Zie lalu kemudian menarik paksa pakaian yang di gunakan oleh dan membuang nya ke sembarang arah. Langit memandangi tubuh bagian depan Zie dengan tatapan yang sangat liar karena sudah tiga bulan lebih lama nya tak ia pandangi sama sekali, sedangkan Zie yang masih di pengaruhi oleh sentuhan-sentuhan dari tangan Langit yang lain nya membuat dia tidak sadar kalau saat ini Zie sudah tidak memakai apapun bah kan bungkusan dua benda kenyal nya kini sudah terlepas dan di buang oleh Langit. Tinggal lah bagian bawah Zie yang masih menempel di tempat nya.


"Zie, mas merindukan nya" ucap Langit yang masih menatap lekat tubuh indah Zie.


"Aku juga merindukan nya mas" jawab Zie yang berarti memberikan lampu hijau pada Langit.


Setelah mendapat kan lampu hijau dari Zie, Langit tak diam saja ia langsung segera melepaskan pakaian yang masih ia kenakan dan membuang nya ke sembarang arah, hanya saja meninggalkan boxernya untuk menutupi aset nya itu


Langit yang melihat istri seksi nya itu sudah blingsatan seperti cacing kepanasan membuat gairah nya seperti terpacu. Langit melihat hutan belantara nya lama tak ia jamah, tak menunggu lama Langit langsung meghampiri hutan rimbun itu.

__ADS_1


Zie yang melihat itu mata nya langsung melotot, bagaimana tidak suami nya yang langsung menghampiri hutan milik nya itu.


"Ah mas...." Ucap Zie yang dimana Langit sedang memainkan lidah nya di hutan belantara milik nya.


Langit tidak berhenti, ia terus melakukan nya, bahkan ia juga memasukkan jari nya ke dalam lubang di dalam hutan.


"Bagaimana sayang" Ucap Langit.


"Mas lakukan mas, jangan buat aku seperti ini.." jawab Zie dengan terbata bata karena ia merasakan kenikmatannya luar biasa yang sudah lama tak ia rasakan.


"Mas ah...." Ucap Zie yang terus seperti cacing kepanasan.


Langit terus melakukan itu, ia bermain lidah nya dan menyesap nya bahkan ia juga masukkan lidah nya disana.


Zie yang tidak mau tenaga nya habis, ia segera bangkit dari tidur nya.

__ADS_1


"Kenapa sayang?" Tanya Langit yang tiba tiba ia melihat istri nya bangun dan menatap suami nya dengan tatapan lapar.


"Aku tidak mau kalah dari mas, nikmati saja mas" Jawab Zie yang tiba tiba mendorong langit sampai terpentok ke dinding.


Tangan Zie membelai sesuatu yang sudah menegang di dalam boxer suami nya.


"Ini tadi yang membuat aku kepanasan" Ucap zie menunjuk jari suami nya lalu mencium tangan langit.


"Ini yang tadi bermain sangat liar" Ucap Zie lagi yang melihat Bibir suami nya.


Langit mengira kalau Zie akan melakukan hal yang sama seperti mencium tangan nya barusan namun itu semua salah, Zie malah melahap bibir langit dengan buas bahkan Zie menarik salah satu tangan Langit untuk bermain di salah satu buah kenyal nya. Langit yang terkejut hanya bisa mengikuti alur yang di buat oleh Zie, saat tangan Langit berada di buah kenyal istri nya Langit tidak membuang buang waktu begitu saja, ia juga ikut bermain di sana.


Tangan zie yang satu nya juga ikut bermain di dada Langit.


Setelah melepas lahapan nya, Zie berpindah ke bawah dan ia melepas boxer milik Langit lalu melempar nya begitu saja.

__ADS_1


Zie mengecup ujung tombak milik Langit, Langit yang mendapat perlakuan seperti itu hanya bisa menutup mata lalu membuka nya kembali. Zie yang masih hanya mengecup saja membuat Langit tidak tahan.


__ADS_2