ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 113


__ADS_3

"Cantik banget ya istri nya pak Langit" ucap salah seorang karyawan laki-laki.


"Mana body nya bagus banget, beuhh" jawab seorang karyawan laki-laki lain.


Percakapan karyawan laki-laki itu meski dengan suara pelan namun masih bisa di dengar oleh Langit, dan Langit menoleh ke arah mereka ternyata mereka sedang mengamati tubuh istri nya dengan intens.


"Kalau kalian sudah bosan kerja di sini, kalian bisa langsung pergi" ucap Langit dengan tiba-tiba dan membuat dua karyawan nya itu ketakutan.


"Ee.. Tidak pak" ucap kedua karyawan laki-laki itu bersamaan.


"Kembali bekerja atau saya pecat kalian" Bentak Langit pada karyawan nya tersebut.


"Iya pak, maaf pak" ucap kedua karyawan laki-laki itu lagi.


Zie yang hanya diam mematung karena takut melihat suami nya itu marah-marah. Suami yang begitu manja ketika bersama nya namun ketika bersama karyawan nya dia begitu dingin, tegas dan arogan. Sungguh berbeda sekali batin Zie.


"Ayok" ucap Langit yang menuntun Zie ke ruangan nya.


Setelah memasuki ruang kerja Langit, Zie langsung duduk di sofa empuk yang tersedia di ruangan Langit. Langit melepas jas nya dan memakaikan nya pada Zie, Zie hanya bengong saja melihat sikap Langit yang aneh namun Zie pasrah saja dari pada nanti ia terkena amuk dari sang suami seperti yang di lakukan pada karyawan nya tadi.

__ADS_1


"Oh iya mas, tadi mas marah kenapa?" Tanya Zie dengan polos nya.


"Kamu nggak tau tadi mereka lagi lihatin kamu" jawab Langit dengan nada yang tidak senang.


"Mas cemburu ya?" Seloroh Zie dengan cengengesan.


"Nggak" jawab Langit dengan pura-pura cuek.


"Nggak mungkin, mas pasti cemburu kan" goda Zie dengan mengedipkan kedua mata nya.


"Lagian kamu juga ngapain pakaian seperti ini, jadi banyak yang lihatin kamu kan" jawab Langit.


"Berarti mas cemburu itu" jawab Zie enteng.


Ceklek.


"Aduh, seperti nya aku masuk di waktu yang tepat nih" ucap Edwin yang tiba-tiba masuk tanpa mengetok pintu terlebih dahulu, dan ia tak merasa bersalah sedikit pun karena sudah masuk di tengah Langit dan Zie berduaan apalagi dengan posisi seperti itu.


"Lo tuh ya" bentak Langit seraya melempar bantalan sofa pada Edwin.

__ADS_1


"Santai bro, ini masih di kantor. Kalau mau bercinta di rumah aja jangan sekarang" jawab Edwin dengan enteng.


"Berisik lu jompo" seloroh Langit.


"Jompo apa mas?" Tanya Zie yang bingung dengan ucapan Langit.


"Tuh Edwin, jomblo porever" jawab Langit dengan nada sinis.


"Ada ada aja kamu mas, aha ha ha.." ucap Zie dengan tertawa terbahak-bahak.


"Diem lu Zie" ucap Edwin yang merasa tawa Zie seperti semakin mengolok-olok diri nya.


"Eh berani banget marahin istri gue, udah sana sana keluar" ucap Langit seraya menyuruh Edwin keluar lalu mengunci pintu ruangan nya.


Setelah mengunci pintu, Langit langsung membopong Zie untuk di bawa ke ranjang yang biasa nya Langit pergunakan untuk istirahat saat diri nya sedang lembur di kantor. Ranjang itu berada di dalam ruangan Langit, namun terletak sedikit rahasia agar tidak terlihat langsung di bagian depan.


"Mas kamu mau ngapain mas" tanya Zie yang bingung karena tiba-tiba Langit menggendong nya begitu saja.


"Ssssttt" jawab Langit.

__ADS_1


...Happy Reading...


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


__ADS_2