
" Mas boleh tidak salah datang ke sini buat temenin aku soalnya aku kesepian mas tidak ada teman ngobrol di rumah." Kata Yasmin meminta izin pada damar untuk bertemu dengan sahabat nya.
" Boleh tapi kalian tidak boleh keluar, kalau kalian keluar harus ada pengawal." Kata Damar.
" Tuan kita ada meeting." Kata Adam yang baru saja datang dari kantor untuk menjemput damar, karena dari tadi ada menghubungi damar tapi tidak dijawab sama sekali setiap panggilan telepon darinya.
" Adam." Panggil Yasmin.
" Ya nyonya." Jawan Adam.
" Nanti Sela mau datang ke sini." Ucap Yasmin
" Waw." Jawab Adam dengan senyum lebar nya.
Sedangkan Damar mengerutkan alisnya karena ia sama sekali tidak mengerti dengan ucapan Adam dan Yasmin yang keduanya saling tersenyum saat membicarakan Sela dan siapa Sela itu Damar memang pernah mendengar Yasmin menyebut nama Sela dan ia pernah melihat Sela di kampus bersama Yasmin tapi ia sama sekali tidak mengerti maksud Adam membicarakan Sela saat ini.
" Apa kamu butuh asisten?." Tanya Yasmin.
" Seperti nya begitu?." Kata Adam.
" Kalian berbicara apa?." Tanya Damar.
" Nyonya Yasmin, saya pernah membantu anda dan sekarang giliran anda yang membantu saya." Kata Adam.
__ADS_1
" Oke, tidak masalah, asal nanti kamu mau memanjat pohon jambu tetangga sebelah." Kata Yasmin.
" Tidak masalah nyonya asalkan anda membantu saya." Kata Adam.
" Kalian berdua tidak menganggap saya yang ada di sini." Ucap Damar dengan jengkel.
Karena dari tadi damar hanya dianggap pajangan di antara Yasmin dan Adam yang sedang membicarakan hal yang tidak dimengerti oleh damar, damar benar-benar kesal karena Yasmin juga tidak memperdulikannya.
" Bos damar ini masalah hati bos enak sudah dapat teman nah saya belum jadi nyonya Yasmin harus membantu saya." Jawab Adam.
" Membantu apa itu bukan urusan saya." Kata Damar pada Adam.
" Sayang ayo ke kamar." Kata damar menarik tangan Yasmin dengan sangat lembut.
" Tuan!!!." Adam setengah berteriak, karena Damar sudah berjalan menjauh dari nya.
" kita ada meeting dan hanya tinggal beberapa menit saja." Ucap Adam.
" Batal kan saja, aku mau meeting dengan istri ku." Jawab Damar dan kembali berjalan serta menarik tangan Yasmin lagi.
" Mas." Ucap Yasmin berhenti dan Damar juga ikut berhenti.
" apa sayang." Kata damar sambil membuka pintu kamar tapi Yasmin kembali menutup pintu yang dibuka oleh damar.
__ADS_1
" Kenapa ditutup kita belum masuk." Jawab damar.
" Mau ngapain di kamar aku lagi malas di kamar." Kata Yasmin.
" Ayo lah sayang." Kata Damar
" mas lupa ya apa kata dokter?." Tanya Yasmin dengan hati hati.
" Sedikit saja yank menunggu sampai 1 bulan itu lama sekali." Kata Damar.
" Mas ini demi anak kita kamu mau terjadi sesuatu pada anak kita?." Tanya Yasmin.
" Tidak yank tapi gimana dengan nasib ku?." Tanya Damar kembali.
" Mas ini demi anak kita." Ucap Yasmin.
" Ya sudah aku ke kantor saja, dari pada di sini mau apa pun tidak bisa " kata Damar
" Sabar mas." Kata Yasmin.
" Kamu bilang sendiri sama adik mas, jangan sama mas." Kesal Damar setelah mendapat kan penolakan dari Yasmin, dan ia juga lupa apa kata dokter tempo hari.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...