ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 110


__ADS_3

CUP


"Morning kiss" Ucap Langit usai mengecup bibir istri nya.


"Oh iya, mas hari nggak ke kantor kan?" Tanya Zie.


"Enggak, kenapa sayang?" Tanya Langit kembali.


"Kita lihat dedek bayi yuk" Ucap Zie.


"Ayok" sahut Langit yang sangat bersemangat.


"Halo sayang, nanti kita ketemu ya" ucap Langit seraya mencium perut Zie, lalu langsung bangun dan menuju kamar mandi. Hingga akhir nya Zie di buat bingung sendiri dengan tingkah suami nya.


Setelah Langit dan Zie bersiap-siap, mereka langsung turun ke bawah untuk segera berangkat ke rumah sakit.


"Sayang mau ke mana? Sarapan dulu yuk" ucap Bunda Yasmin yang melihat anak dan menantu nya sudah rapi seperti akan ber pergian.

__ADS_1


"Sarapan dulu yuk mas" ajak Zie.


"Tapi.." ucap Langit yang ingin menolak karena ia sudah tidak sabar melihat pertumbuhan anak nya yang masih seumur jagung.


"Ini tuh masih pagi, dokter kandungan nya juga pasti belum ada" ucap Zie agar Langit mau di ajak sarapan dan akhir nya Langit pun menurut saja.


Seperti biasa Zie makan dengan sangat lahap hingga membuat semua anggota keluarga nya geleng geleng melihat Zie.


"Pelan-pelan kak, nggak akan ada yang rebut makanan kak Zie kok" seloroh Bastian.


"He he he...." Zie yang tersenyum malu karena baru menyadari tingkah nya.


"Iya nak, hati-hati ya" jawab bunda Yasmin dan ayah Damar bersamaan.


Zie dan Langit langsung berangkat menuju rumah sakit Mahardika, karena rumah sakit Mahardika terkenal sangat bagus untuk fasilitas bagi ibu hamil. Rumah Sakit Mahardika merupakan rumah sakit milik keluarga besar Wijaya, namun Zie belum mengetahui jika rumah sakit itu milik keluarga nya sediri.


"Mas, habis periksa ke rumah sakit kita mampir ke rumah mama Mayang sama papa Hendra yuk. Boleh ngga?" Tanya Zie.

__ADS_1


"Boleh dong, apa yang enggak buat kamu" jawab Langit.


Sesampai nya di rumah sakit, Zie langsung masuk terlebih dahulu padahal di belakang nya masih banyak sekali yang mengantri.


"Kita kan baru datang, kok suruh masuk duluan ya mas" ucap Zie dan Langit hanya tersenyum geleng-geleng karena istri nya itu bisa-bisa nya tidak mengetahui jika rumah sakit ini milik keluarga nya.


"Janin masih belum terlihat jelas bu, namun di sini terlihat jika janin kalian sehat dan bertumbuh pesat" ucap sang dokter yang ber tag Salma.


"Berarti kandungan saya saat ini sudah aman kan dok?" Tanya Zie karena saat baru hamil kandungan Zie masih tergolong lemah.


"Iya benar Bu, namun masih tetap harus berhati-hati dan tidak boleh ber aktifitas berat" jawab dokter Salma.


"Tapi kalau untuk berhubungan suami istri?" Celetuk Zie yang membuat suami nya malu karena Zie harus bertanya seperti itu.


"Untuk berhubungan sudah aman, namun ada baik nya jika di lakukan dengan perlahan dan tidak membuat sang bunda terlalu lelah" jawab dokter Salma dengan tersenyum.


"Sayang kamu ngapain tanya seperti itu sih" bisik Langit pada Zie.

__ADS_1


"Ya nggak apa-apa dong, kalau nggak di kasih nanti kamu kan ngambek jadi aku tanyain dulu" jawab Zie dengan suara keras, jawaban Zie dan suara keras Zie membuat Langit semakin menahan malu karena istri nya itu. Sedang kan dokter hanya tersenyum geleng-geleng melihat kedua pasutri di depan nya ini.


__ADS_2