ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
120


__ADS_3

"Aku tegaskan padamu, aku tidak pernah merusak rumah tanggamu dan bila mas Damar akan kembali padamu silakan aku tidak akan memohon padanya untuk itu" kata Yasmin dengan suara berbisik tapi penuh dengan penekanan.


"Dasar kau wanita munafik, sekarang kau bilang begitu tapi nantinya kau yang menghasut dia untuk tetap denganmu" ucap Celine.


"Aku sudah muak melihat wajahmu sebaiknya kau pergi dari rumahku" perintah Yasmin.


"Kau mengusirku?" tanya Celin


"Ya, dan pintunya di sana" kata Yasmin menunjuk arah pintu.


"Kau hebat sekali ya berani mengusir ku, aku yakin rumah ini juga Damar yang membelinya tapi kau sok berkuasa. Ya ya aku mengerti kau kan memang wanita yang suka menguasai milik orang lain" Kata Celine.


"Celine kau pilih keluar berjalan dengan kedua kaki mu dari rumahku atau tanganku yang akan menyeretmu dengan kasar dari rumah ini!" Kata Yasmin.


"Oh aku takut" Kata Celine mengejek Yasmin sambil mengangkat sebelah alisnya karena ia tidak yakin Yasmin berani melakukan itu padanya.

__ADS_1


Yasmin mulai mendekat pada Celine karena ia melihat Celine tidak mau pergi dari hadapannya. Yasmin mulai memegang rambut Celine dan menariknya keluar dari rumahnya.


"Lepaskan jal*ng sialan, kau kasar sekali!" Kata Celine.


Yasmin menghempaskan tubuh Celine setelah berada di hadapan pintu utama rumahnya. Semua satpam dan pelayan yang menyaksikan itu tidak percaya bila majikan mereka ternyata bisa sekasar itu.


"Pergi dari sini!!!" Ucap Yasmin


Ini sering sudah kembali ke apartemen milik yang dulu ia tempati. Ya tidak mau pulang ke rumah orang tuanya karena rumah orang tuanya masih begitu sederhana dan ia lebih memilih tinggal di apartemen saja seperti dulu itu lebih baik menurutnya. Lagi pula alasan sering tidak mau pulang kerumah orang tuanya karena ia malu bila keluarganya tahu ia sudah diceraikan Damar.


Celine mulai mengambil ponselnya dan ia ingin menghubungi kekasih gelapnya, ia ingin menyusun rencana untuk menyingkirkan Yasmin. Kini panggilan telepon sudah tersambung dengan orang yang ada di seberang sana.


"Sayang" kata orang tersebut.


"Kamu di mana?" Tanya Celine to the point.

__ADS_1


"Di rumah" Jawab pria itu.


"Datang ke apartemen aku tunggu!" Perintah Celine.


Orang itu sudah tahu bahkan sangat tahu di mana letak apartemennya Celine. Karena keduanya seringkali memadu kasih di tempat itu, bahkan setelah Celine menikah dengan Damar pun ia masih melakukan hubungan terlarang dengan kekasih gelapnya itu.


Tap tap tap.


Terdengar suara langkah kaki yang mulai berjalan mendekati Celine, ya setelah tadi Damar mendapat laporan dari pengawalnya yang menjaga Yasmin jika Celine datang dan menemui Yasmin ia langsung pulang namun pengawalnya mengatakan jika Celine sudah pergi.


Damar tahu tentunya ke mana Celine akan pergi, dan ia benar ia mendapati salin berada dalam apartemen miliknya. Ya apartemen itu memang milik Damar dulu yang membelikannya untuk Celine sewaktu mereka masih berpacaran dan mereka berdua seperti tidak bisa terpisah kan antara satu sama lain nya.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2