
" kak Yas teriak." Gani yang baru saja datang dan langsung duduk di kursi meja makan dengan setelan seragam sekolahnya.
" kak damar." teriak Ghaffar yang juga berada di belakang gani dan ia juga duduk di samping kursi Gani, mereka berdua duduk dengan tertib.
" selamat pagi adik adik kak damar." kata damar menyapa hangat anak kembar itu.
" pagi!!!!." teriak keduanya dengan bersamaan.
" kalian mau sarapan apa?." tanya Yasmin pada kedua adik kembarnya itu.
" nasi goreng." teriak Gani sambil mengangkat piringnya meminta Yasmin yang mengambil makanan untuk dirinya.
" nasi goreng." kata Gafar juga mengikuti Gani.
Yasmin mulai mengambil satu-persatu piring yang diberikan adik kembarnya dan Yasmin mengambil apa yang dikatakan oleh keduanya lalu setelah itu ia meletakkan di meja tepat di hadapan mereka masing-masing.
" selamat makan adik kak Yas." kata Yasmin
" terima kasih kak Yas." teriak si kembar bersamaan.
" sama-sama ayo makan." jawab Yasmin dengan bahagia.
__ADS_1
Keempatnya mulai menikmati sarapan pagi mereka dengan kehangatan yang mulai mereka rasakan Yasmin tersenyum walaupun orang tua mereka tidak duduk di sana tapi ia tetap tersenyum karena ia bisa membuat kedua adik kembarnya itu tetap memiliki keluarga dan ia juga bersyukur karena ternyata damar juga begitu menyayangi kedua adik kembarnya itu.
Bahkan damar tidak pernah merasa terbeban dengan keberadaan gani dan Gaffar di sekeliling mereka yang selalu membuat keributan dan kerepotan damar dulu Yasmin sempat berpikir damar tidak mungkin bisa menerima kedua adiknya karena menurut Yasmin ia sangat mustahil namun ternyata semua pikiran buruk Yasmin salah ini yang terlihat justru damar sangat menyayangi kedua adik kembarnya itu.
" kak damar ponsel Gafar rusak kak." kata Gafar.
" oh nanti ke Adam yang membelikan baru ya." kata damar
" iya kak terima kasih kak damar." jawab Ghaffar.
" Gani kenapa sedih?." tanya damar karena ia melihat wajah sedih Gani.
" tidak apa-apa kak." Jawab Gani dengan tidak bersemangat
" Dani dengar kak damar ya nanti kak damar belikan ponsel juga yang baru." kata damar.
Damar mengerti anak itu bersedih pasti karena Gafar mendapat ponsel baru sementara ponselnya masih bagus dan ia tidak mungkin meminta yang baru padahal ia juga ingin ponsel baru kalau Gaffar dibelikan ponsel baru.
" kak damar serius?." tanya Gani dengan wajah cerianya.
" iya." jawab damar.
__ADS_1
" tapi kan ponselnya Gani masih bagus kak." kata Gaffar.
" kalau Gafar beli ponsel baru berarti ganti juga beli mau masih bagus atau sudah rusak kalau Gani beli barang baru gambar juga harus beli barang baru jadi kak damar harus adil sama kalian berdua kak damar tidak membeda-bedakan kalian kalian berdua adik kesayangan kak damar." kata damar dengan bahagia.
" terima kasih kak." kata gani dan Gafar bersamaan.
" kak Ghaffar berangkat." kata Ghaffar dan ia mulai mencium punggung tangan damar lalu Yasmin diikuti oleh Gani.
" assalamualaikum." teriak keduanya
" waalaikumsalam." jawab Yasmin dan damar.
Keduanya berjalan keluar dan meninggalkan damar dan Yasmin yang kembali melanjutkan sarapannya
" sayang suapin dong." Kata damar meminta Yasmin untuk menyuapinya.
" Mas Yasmin ini istri atau baby sister nya sih?." tanya Yasmin.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...