ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
271


__ADS_3

"Kita kan satu sekolah bego!" Ketus Damar.


"Guru lu siapa?" Tanya Adam lagi.


"Bu Hanum" jawab Damar, otaknya kembali mengingat sang guru idola saat itu.


"Yang mantan lu itu kan?" Seloroh Damar.


"Lu jangan ngarang!" Damar kesal dengan ucapan Adam walau itu benar tapi Damar tidak mau Yasmin tahu, Damar sangat takut pada sang istri yang marah dan cemburu.


"Gue inget banget lu nembak Bu Hanum pas kita lagi di kantin" kata Adam lagi.


"Mas!" Yasmin malam mengerucutkan bibirnya dan mengangkat kepala Damar agar tak lagi menjadi kan pahannya sebagai bantal.


"Yang jangan dengerin si gila ini, dia ngarang!" Bohong Damar, Damar bukan niat memboyong Yasmin tapi di kehamilan yang kedua ini Yasmin sangat pencemburu dan manja maka dari itu Damar memiliki berbohong asal Yasmin tidak emosi.


"Adam kamu serius apa ngarang!" Yasmin tampak melakukan jawaban Damar.


"Serius lah"


"Mas! hiks hiks hiks" Yasmin malam menjerit dan menangis karena ulah jahil Adam.

__ADS_1


"Sayang ku cinta ku" Damar memeluk Yasmin walaupun mission ngelawak tapi Damar tetap berusaha memeluk Yasmin.


"Mas memang dulu suka gonta-ganti cewek itu benar, tapi setelah Mas ketemu kamu masa nggak bisa lagi beralih pada yang lain. Di hati Mas cuman kamu dan kamu, kamu bukan cinta pertama memang mas akui itu tapi buat Mas kamu cinta terakhir Mas enggak ada yang lain dan kamu adalah Bunda dari anak-anak mas sayang" Damar memeluk Yasmin dan mengecup pucuk kepala sang istri.


"Beneran mas?" Tanya Yasmin.


"Iya sayang, emangnya selama ini kamu lihat Mas ada sama wanita lain atau pun melirik wanita lain?"


"Enggak" jawab Yasmin sambil menggeleng.


"Kamu tahu kenapa?"


"Kenapa?" Damar menarik Yasmin dan berbisik ditelinga Yasmin.


"Ish" Yasmin malah menarik gemas pipi Damar.


"Mas otak Mas isinya apa sih" kesal Yasmin Tapi jujur saja Yasmin juga tersenyum bahagia.


"Cuman ada kamu yang di otak Mas nggak ada yang lain!"


BUUK.

__ADS_1


Adam melempar bantal sofa tepat mengenai wajah Damar.


"Lebay lu" kesal Adam.


"Yang, kayaknya ada yang iri deh" Damar malah menarik Yasmin ke dalam pelukannya sambil mengejek Adam.


"Ngapain ini gue juga punya bini kali" jawab Adam sambil merangkul Sela tapi lagi-lagi Sela menolak, bukan tidak mau Sela sangat mau namun hanya saja ia masih merasa malu bila di hadapan orang lain sebab ia belum pernah berpacaran ataupun berdekatan dengan pria.


"Bini lu nggak mau lu peluk tandanya dia nyesel nikah sama lu" ucap Damar. "Sela kamu nyesel nikah sama kakak?"


Sela tersenyum kecut dan tidak tahu harus berkata apa, Sela sungguh tidak nyaman dengan suasana menjadi istri karena ia belum terbiasa akan hal itu.


"Lihat istri lu aja nggak jawab tandanya bener dia nyesel" kali ini Damar yang mengadu domba Adam agar Sela nanti marah dan Adam tidak dapat jatah.


"Sela kamu jawab dong yang ditanya sama Damar" kesal Adam.


"Sela harus jawab apa Kak" Sela hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2