ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
78


__ADS_3

" Santai bro. gue ke sini bukan mau ketemu sama loe." jawab Edo sambil melipat kaki nya dan tangan nya ia rentangkan di senderan sofa yang ia duduki, ia duduk sambil bersandar dengan santai.


" Terus nemuin siapa?." tanya Damar sambil menatap tajam sepupu nya itu.


" Nemuin calon istri gue!." jawab Edo dengan santai.


" Siapa?." tanya Damar lagi.


" Yasmin lah siapa lagi, tidak mungkin kan loe calon istri gue, bisa adu pedang kita saat malam pertama." jawan Edo dengan masih santai.


" Tidak usah gila, menghayal jangan terlalu tinggi, Yamin juga belum tentu mau sama loe." Jawab Damar denga ketus.


" Sok tahu loe, sama gue dia pasti mau, tidak mungkin kan sama loe." kata Edo yang tidak mau kalah sama Damar.


" Maksud loe?." tanya Damar sambil mengeraskan rahang nya.


" Iya, gue masih single bro, nah elo sudah punya istri, mana mungkin dia mau sama kamu." kata Edo.


Bukkkkkkk

__ADS_1


Sebuah apel yang berada di meja Damar, tiba tiba melayang di udara dan mendarat sempurna di hidung Edo karena Damar yang melempar nya.


" Au." pekik Edo. Edo mengelus elus hidungnya, yang terasa sangat sakit bahkan pandangan nya seperti mulai kabur karena Damar melemparkan apel itu tepat di hidung mancung nya Edo.


" Breng....sek loe, sakit to....lol." Kata Edo dengan emosi.


" Mati saja elo sekalian sana." jawab Damar.


" Wah parah loe, tega loe sama adik sepupu sendiri, gue salah apa sama loe? apa salah gue suka sama Yasmin?." kata Edo, ia mulai ber acting seolah olah ia tidak tahu apa apa dengan hubungan Damar dan Yasmin.


" Salah." jawab Damar.


" Salah nya di mana?." tanya Edo.


" Karena?." tanya Edo.


" Ah, sudah lah elo pulang saja sana ke perusahaan loe yang ada di luar negri, tidak ada yang mengharap loe di sini." jawab Damar.


" Gue tidak balik lagi ke sana, mami sudah tidak kasih ijin dan gue di suruh papi buat ngurusin perusahaan di sini, karena mami mau nya gue nikah sama Yasmin secepat nya." jawab Edo.

__ADS_1


" Apa, nikah sama YAsmin?." tanya Damar sedikit shock.


Ceklek.


Pintu terbuka. Damar dan Edo melihat ke arah pintu, tenyata Yasmin. Yasmin terus berjalan masuk dan tidak perduli dengan ke dua orang itu yang terus memperhatikan nya, karena ia harus menyelesaikan pekerjaan nya di tambah lagi satu jam lagi akan ada metting, ia tidak mau menunda nunda pekerjaan nya. " Yas." panggil Edo.


Edo bangun dari duduk nya dan berjalan mendekati Yasmin. Kini Edo berdiri di depan meja kerja Yasmin.


" Ya." jawab Yasmin, ia tetap fokus pada pekerjaan yang berada di tangan nya, keran pekerjaan nya harus segera selesai, dan ia juga harus ke kampus setelah selesai meeting.


" Kamu di suruh mami ke rumah, mama juga kata nya mau ngajakin kamu nikin kue." kata Edo.


Yasmin mendongak dan melihat wajah Edo.


" Hari ini aku tidak bisa mas, besok kan libur, jadi mas jemput aku besok saja, bilang sama mami dan mama ya mas." jawab Yasmin.


" Mas?." Batin Damar yang sedari tadi juga ikut mendengar percakapan mereka.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2