ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
350


__ADS_3

Adam memang sangat dingin pada setiap pekerjanya dan membuat peraturan tidak boleh centil atau pun berpakaian sexy. Sebab Adam tak mau ada yang menggodanya diam-diam atau pun ada yang berbuat zina sesama pekerja di rumahnya, tidak ada yang boleh berpacaran sesama pekerja kalau ketahuan akan di pecat langsung secara tidak terhormat. Begitulah peraturan yang di buat oleh Adam.


"Sayang."


Terdengar suara Adam yang kini sudah berada di dapur, ia ingin memeluk sang istri dari belakan terlihat istrinya sangat sexy. Rasanya Adam hanya fokus memandang pinggang ramping sang istri. Bagian yang paling di sukai Adam, Sela selalu menggunakan pakaian yang tidak membuat tubuhnya jelas terbentuk, tapi ia selalu menggunakan pakaian yang longgar. Namun orang-orang tidak akan yakin di balik pakaian yang longgar itu, tubuh istri Adam Wijaya itu sangat sexy bagai gitar spanyol.


Bahkan Adam pun tak bisa berpaling lagi pada yang lain, istrinya memang sangat pendek semua orang pasti memikirkan itu tapi tidak dengan Adam. Adam dari semenjak sebelum menikah sudah yakin di balik pakaian longgar itu, tersimpan tubuh yang indah. Adam juga dulu sering memperhatikan Sela bila sedang bergoyang menghibur Yasmin, tanpa sepengetahuan Sela tentunya.


"Kakak udah pulang?"

__ADS_1


Sela terkejut melihat suami tercintanya sudah ada di hadapannya, bukankan sang suami ke kantor dan baru beberapa saat pergi tapi nyatanya kini sudah di rumah lagi.


"Iya, yang ikut Kakak bentar yuk" pinta Adam.


Ia tak mungkin langsung memeluk sang istri di hadapan Bunda Lesti, mungkin kalau hanya ada ART saja tidak masalah tapi bunda Lesti mertuanya dan ia sudah menganggap bunda Lesti seperti ibu kandungnya sendiri.


"Kak, Sela lagi buat kue kesukaan Sela sama Bunda" tolak Sela dengan halus agar suaminya tak tersinggung, lagi pula ia sedang sangat asik dengan mengadon kue.


Bunda Lesti mengerti dengan pasangan muda di hadapannya, ia pun dulu pernah muda. Ayah Sela juga dulu setelah ia melahirkan Sela selalu tak bisa jauh darinya, sebab sudah puasa dalam jangka waktu yang lama. Bukan hanya itu saja alasan Bunda Lesti, tapi ia sangat tidak suka Sela tidak menuruti keinginan suami. Suami adalah imam dalam rumah tangga, jadi tidak boleh ada kata membantah kecuali sudah melewati batas seperti sang suami kasar atau pun berselingkuh itu bunda Lesti yang akan membawa anaknya pergi.

__ADS_1


"Tapi Sela lagi bikin kue Bunda" Sela tampaknya tidak mengerti dengan keadaan Adam saat ini, hingga Adam mendekati Sela.


"Kalau nggak ikut Kakak ke kamar, abis kamu di sini sama Kakak di hadapan Bunda juga" bisik Adam dengan suara yang pelan. Yang hanya keduanyanya yang mendengar.


Sela melebarkan mata mulutnya terbuka lebar dan mendeguk saliva dengan susah payah. Sela tak bisa membayangkan jika sampai Adam melakukan itu di sini, mata Sela reflek menatap Adam yang menatapnya juga dengan mengangkat sebelah alisnya.


"Bunda di bantu ART aja ya, Sela sebentar lagi kalau belum siap Sela bantu lagi" pamit Sela yang mulai berjalan setengah berlari karena Adam sudah berjalan jauh darinya, bunda Lesti hanya geleng-geleng melihat pasangan muda di hadapannya.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2