
Plak!!!!!.
Damar menampar Celin, ia sangat benci Celin yang terus menghina Yasmin.
" Kamu masih bersyukur di hanya menamparmu kalau aku yang menjadi dia sudah kuhabisi kamu." Ucap Damar.
" Sayang." Tiba-tiba terdengar suara laki-laki yang masuk ke apartemen itu.
Damar dan Celin melihat siapa yang datang. Mata Celin melempar, ia baru ingat tadi ia menghubungi Heri kekasih gelap nya itu, karena ia tidak menyadari bila Damar akan datang ke apartemen nya.
" Celine apa aku masih harus menunjukkan bukti-bukti perselingkuhanmu?." Kata damar dengan tersenyum sinis pada Celine dan hari kekasih gelapnya Celine.
" Tidak dia hanya teman ku." Kata Celin.
" Oh ya??." Kata Damar.
" Iya aku memang hanya berteman dengan Celin." Jawab Heri.
__ADS_1
" Aku sudah tidak peduli yang jelas jangan pernah kamu menemui istriku atau akan ku buat kau menyesal ingat ini peringatan pertama dan terakhir." Kata damar sambil menatap tajam Celine.
Setelah mengucapkan itu damar pergi dari apartemen itu ia melangkah keluar dan menyangkal bahwa hari yang berdiri di dekatnya.
Celin bingung tadi nya ia ingin mengejar Damar, tapi karena ada Heri ia pikir percuma karena Damar sudah melihat sendiri kekasih gelap nya yang datang ke apartemen.
" Sayang kamu kenapa?." Tanya Heri.
" Kamu datang sangat tidak tepat waktu." Jawab Celin.
" Tapi benar aku tidak tahu kalau Damar sedang ada di sini, lagi pula kamu yang menyuruh ku datang ke sini kan." Kata Heri sambil memeluk Celin.
Kedua nya mulai menyusun rencana untuk meleyap kan Yasmin, hati Celin benar benar sudah tertutup karena kebencian nya, ia ingin memiliki apa yang ia inginkan dan ia akan menghalalkan segala cara asal ia bisa memiliki apa yang ia inginkan.
Setelah damar keluar dari apartemen Celine ia langsung pulang untuk memastikan kalau Yasmin baik-baik saja. Damar mulai mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang ia memang memiliki hobi mengemudi jadi yang seringkali tidak mau menggunakan sopir pribadi kalaupun ia butuh sopir ia hanya meminta Adam yang menjadi sopirnya.
" Sayang." Kata Damar setelah ia sampai di rumah Yasmin.
__ADS_1
" Mas." Kata Yasmin yang merasa aneh karena Damar baru saja pergi ke kantor tapi sudah kembali pulang lagi.
" Kamu baik baik saja kan?." Tanya Damar khawatir sambil melihat keadaan Yasmin.
" Aku baik baik saja, memang nya aku kenapa?." Tanya Yasmin.
" Tidak aku hanya khawatir Celin melukai mu dan anak kita." Kata Damar sambil memegang perut Yasmin yang masih rata.
" Aku tidak apa apa mas." Jawab Yasmin sambil memeluk lengan Damar.
Damar tersenyum wajahnya terlihat jelas memancarkan kebahagiaan, karena kini Yasmin sudah mencintai nya dan Yasmin kini mulai mau bermanja pada diri nya, sungguh kini semua nya sudah berubah Dari yang dulu keduanya yang selalu ribut dan tidak pernah ada hal yang romantis tapi kini keduanya sudah benar-benar saling mencintai dan saling melengkapi.
" Mas boleh tidak salah datang ke sini buat temenin aku soalnya aku kesepian mas tidak ada teman ngobrol di rumah." Kata Yasmin meminta izin pada damar untuk bertemu dengan sahabat nya.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...