ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
148


__ADS_3

Dret dret dret ponsel Damar bergetar Ada nama papa Hardy yang menghubungi nya.


" Ya pa." Ucap Damar.


" ...... "


" Ya pa..." Jawab Damar. Damar mematikan ponsel nya dan langsung berdiri dari kursi nya lalu.


" Adam ayo kita pulang." Kata Damar setengah berlari. Adam tidak mau bertanya ia tahu ini pasti masalah yang serius dan ia mulai berjalan dengan cepat mengikuti Damar.


" Sini." Kata Damar yang meminta kunci mobil.


Adam memberikannya pada damar. Damar mulai mengemudi dengan kecepatan penuh dan Adam sudah terbiasa dengan Damar yang seperti itu karena itu memang salah satu hoby Damar, hanya sampai 15 menit ke dua nya sudah sampai di rumah.


Damar mulai turun dari mobil nya begitu juga dengan Adam.


Tap tap tap.


Damar mulai berjalan dengan gagah nya, dan Adam yang mengikuti nya dari belakang, ia mulai melihat di ruang tamu sudah banyak yang menunggu nya termaksud juga ke dua orang tua Celin bersama pengacara, dan di samping mama Sinta ada Yasmin.

__ADS_1


" Damar kemari." Panggil papa Hardy. Damar berjalan mendekat dan duduk di sofa.


" Ma bawa Yasmin ke kamar saja." Kata Damar karena ia tidak ingin terjadi apa apa sama anak dan istri nya.


Mama Sinta tidak banyak bicara, ia bangun dari duduk nya dan membawa Yasmin pergi ke kamar, tapi dengan cepat ibu dari celin berbicara dan berhasil menghentikan langkah Yasmin dan mama Sinta.


" Kenapa? Kenapa harus pergi.x tanya Rina mama dari Celin.


" Ma bawa Yasmin." Kata Damar.


" Tunggu!." Rina berdiri dan ia berjalan mendekati Yasmin dan mama Sinta kini Yasmin tepat berada di hadapan Rina dan di samping Yasmin ada mama Sinta yang memegang ke dua pundak menantunya itu.


Yasmin diam saja, ia tidak menjawab dan tidak ada yang tahu apa yang di pikir kan Yasmin karena ekspresi nya benar benar tidak bisa di tebak.


" Kenapa kamu diam? Celin sudah menceritakan semua tentang kamu." Kata Rina lagi.


" Kalau kamu sudah tahu kenapa masih bertanya?." Ucap Yasmin dengan santai, ia tidak mau ambil pusing dengan hal yang menurut nya tidak penting.


" Oh dan kamu Damar, hanya demi ****** ini, kamu mencelakai anak ku dan hampir membunuh nya." Kata Rina tegas

__ADS_1


" Ma bawa Yasmin ke dalam " kata Damar dengan wajah datar nya.


" Kenapa? Apa kamu takut dia shock mengetahui kamu dengan sengaja menabrak istri pertama mu." Rina menjeda ucapannya lalu memandang remeh Yasmin.


" Dan apa mungkin pelakor ini yang menghasut mu menghabisi istri mu?." Kata Damar.


Yasmin tidak perduli ia memilih pergi meninggalkan ruang tamu itu dan ia memegang lengan mama Sinta, menurut nya itu bukan urusan nya ia lebih memilih kembali ke taman belakang bergabung bersama Gita memakan rujak yang belum sempat ia makan karena tadi Rina berteriak masuk mencari nya dan sekarang ada Damar jadi ia membiarkan Damar yang menyelesaikannya permasalahan nya.


" Lihat lah ****** itu tidak punya sopan santu, orang yang lebih tua dari nya sedang berbicara tapi dia pergi begitu saja." Kata Rina yang terus menghina Yasmin.


" Ada apa kalian ke sini!." Ucap Damar to the point


Wao ada apa ini hayo siapa yang bisa tebak


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2