
Hingga dua jam lamanya Sela masih larut dalam tidurnya, bunda Lesti merasa sudah waktunya makan siang ia berniat membangunkan Sela. Tidak ada rasa khawatir yang di rasakan sebab bunda Lesti melihat putrinya tidak menangis pagi saat tadi masuk ke kamar, bahkan Sela tersenyum walau pun itu senyum paksa tapi bunda Lesti merasa anaknya kuat.
TOK TOK TOK.
"Sela" Panggil bunda Lesti sambil mengetuk pintu.
TOK TOK TOK.
"Nak, makan dulu" bunda Lesti terus memanggil dan berulang kali mengetuk pintu, hingga bunda Lesti memutar gagang pintu namun pintu terkunci dari dalam.
TOK TOK TOK.
Bunda Lesti terus mencoba mengetuk pintu tapi tak ada jawaban, hingga akhirnya mengambil ponsel menghubungi Yasmin mungkin Damar bisa membantunya. Dengan tangan bergetar bunda Lesti memegang ponsel dan mencoba menghubungi Yasmin, namun beberapa kali Yasmin tak menjawab. Hingga bunda Lesti mencoba menghubungi mama Sinta dan terhubung.
"Halo Mbak?" Jawab mama Sinta dari sebrang sana.
"Mbak Sinta, Sela....." Bunda Lesti tidak tau harus berkata apa ia masih berharap Sela di dalam sana tak apa-apa.
"Sela kamarnya tidak bisa di buka mbak dan saya tidak tau harus minta tolong siapa" Tutur bunda Lesti.
__ADS_1
"Sebentar ya Mbak saya suruh Damar kesana" mama Sinta langsung mematikan ponselnya tanpa mengucap salam, sebab ia juga sangat khawatir.
Tampaknya Bunda Lesti tidak sabar menunggu hingga ia mencoba menghubungi Adam, dan ternyata terhubung. Namun Adam tak menjawab hingga panggilan yang kesekian kalinya Adam akhirnya menjawab panggilan itu, bunda Lesti tau Adam tidak pernah bisa di hubungi selama ini dan ketika kali ini panggilannya terhubung bunda Lesti terus menghubungi Adam hingga akhirnya Adam menyerah dan usaha bunda Lesti membuahkan hasil.
"Assalamualaikum Bunda," Jawab Adam dengan suara serak dan tertahan di sebrang sana.
"Adam hiks hiks hiks" bunda Lesti tidak bisa menjawab salam Adam pun yang ada ia hanya berharap Adam datang menemui Sela, ia tidak perduli jika Adam memintanya memohon. Padahal itu tidak mungkin sebab Adam sangat mencintai Sela.
"Bunda, kenapa?" Adam juga mulai panik mendengar suara bunda Lesti yang menangis.
"Sela....Adam tolong Bunda hiks hiks hiks" bunda Lesti menangis menjerit.
"Di rumah, tolong Bunda" Kata bunda Lesti.
Adam langsung menuju rumah bunda Lesti mengemudikan motor miliknya dengan kecepatan penuh, perasaan khawatir seakan melupakan bahwa masih banyak pengguna jalan lainnya. Hingga hanya butuh beberapa menit ia sampai di rumah bunda Lesti.
"Adam" bunda Lesti langsung memeluk Adam sambil menangis.
"Bunda kenapa?" Tanya Adam.
__ADS_1
"Pintu kamar Sela tidak bisa di buka, kamu dobrak ya" kata bunda Lesti.
Dengan cepat Adam mendobrak pintu, hingga akhirnya pintu terbuka dan Adam mendekati ranjang karena Sela ternyata berbaring miring menutup selimut sampai lehernya. Bunda Lesti lebih tenang ternyata Sela hanya tidur saja, namun anehnya Sela tak terbangun bahkan saat pintu di dobrak Adam dengan suara yang cukup kencang.
"Sela" bunda Lesti mendekat dan menggoyang-goyang tubuh Sela, namun berulang kali bunda Lesti berusaha membangunkan Sela tapi Sela tak juga bangun-bangun.
********
Kilas Balik
POV ADAM WIJAYA
Sejenak aku diam mengingat bertapa rumitnya kisah cinta yang kujalani, aku jatuh hati pada seorang wanita cerewet, cengeng dan manja.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1