ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
173


__ADS_3

guk guk guk.


suara anjing itu menggonggong.


" anjing sialan." ucap damar saatnya sudah berjarak 2 m dari anjing itu.


guk guk guk.


suara anjing yang masih terus menggonggong.


suara anjing itu semakin terdengar mengerikan dan anjing itu semakin marah saat gambar memarahinya seolah ia mengerti apa yang dikatakan damar.


krak....


suara rantai yang putus karena anjing itu mengeluarkan tenaga dalamnya.


guk guk guk guk.


suara anjing itu menatap damar dan bersiap menerkam.


gambar menarik ember yang dipegang oleh Didin dan dengan cepat ia berlari Didin melihat damar juga ikut berlari.


" tunggu Tuan." teriak Didin yang berlari juga di belakang damar.


guk guk guk guk.

__ADS_1


anjing itu terus mengejar keduanya dan sampai akhirnya damar dan Didin berhasil keluar dari gerbang rumah itu dan mereka masuk dengan cepat Didin menutup pagar rumah.


guk guk guk guk.


anjing itu masih menunggu keduanya di luar gerbang rumah damar.


" anjing brengsek." gumam damar.


bug!!!


gambar melempar 1 jambu pada anjing itu.


guk guk guk


suara anjing itu.


" he he he." kata Gigin sambil menggaruk kepala nya.


gambar mengenai kerajaan Kediri dan ia melihat celana di Denpasar damar yakin kok pesimis itu berasal dari Didin.


" kurang ajar." kata damar.


" maaf tuan." jawab Didin.


" CK." gambar berdecak kesal satu tangannya memegang ember berisi jambu dan satu lagi tangannya menggaruk-garuk tubuhnya yang terasa gatal.

__ADS_1


" tuan tadi di dekat pohon jambu itu ada tangga kenapa harus berusaha dipanjat langsung." ucap Didin.


" ada tangga?." tanya damar.


" iya Tuan dan tangga nya sangat panjang seperti nya tangga itu memang dikhususkan untuk memetik buah jambu itu." kata didin dengan polosnya.


" dan kamu baru mengatakan setelah aku selesai memetik jambu itu dengan tubuhku yang berkali-kali berusaha memanjat pohon itu ditambah lagi ranting yang aku pijak patah juga." kata damar.


damar menatap tajam Didin rahang nya mulai mengeras dengan tangan nya sebelah kanan yang terkepal damar mulai berjalan mendekati Didin seolah dia tidak akan memberi ampun pada Didin.


" tu....tuan tapi saya kan sudah bilang tapi Tuan membentak saya." jawab didin sambel kakinya melangkah mundur karena damar terus maju Dan mendekatinya.


" awas kamu." kata damar.


gambar berjalan masuk dan meninggalkan didin dengan tubuh gemetar dan merasa tubuhnya sakit dan juga badan nya gatal karena banyak digigit serangga.


" sayang." panggil damar.


kini damar sudah berada di dalam kamarnya dan di sana ada Yasmin dan juga mama Sinta yang sedang duduk di sisi tempat tidur dan kedua nya sedang asyik bercerita tentang apa yang sedang mereka ceritakan namun saat kedua wanita itu mendengar suara damar mereka menghentikan pembicaraan nya dan mulai menatap damar yang berdiri di dekat kedua nya.


Yasmin dan Mama sinta menatap damar dari bawah sampai rambut damar kaki damar sangat kotor terkena tanah lalu celana yang dipakai damar sedikit robek karena terkena cabang saat ia terjatuh dan kemeja damar 3 kancing yang sudah terbuka ditambah rambut damar yang sangat berantakan.


" mas habis ngapain?." tanya Yasmin sambil dua tangannya menutup mulut menahan tawa nya.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2