ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
zie 46


__ADS_3

Dengan pengakuan Zie langsung membuat Langit langsung menyantap Zie, dengan nafsu yang sudah di ubun ubun Langit kembali ******* habis bibir Zie dan tidak peduli lagi kalau si empunya akan kehabisan nafas.


Zie yang sebelumnya tidak siap, menjadi ikut terbawa suasana dan dia sangat menikmati setiap sentuhan dari Langit.


Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh mereka, Langit sudah merebahkan Zie di atas tempat tidur lagi dan sudah siap untuk menancapkan junior miliknya ke arah Zie.


"sayang ini akan sakit " ucap Langit di telinga Zie, Langit sudah siap untuk memasukan juniornya pada milik Zie.


"Mas tunggu dulu, kalau tidak memakai k*nd*m" teriak Zie tiba tiba.


"Akuu tidak peduli "ucap Langit yang terus memasang kuda kuda.


"Bagaimana kalau nanti aku hamil" Ucap Zie merasa takut.


"Kamu punya suami, apa yang kamu takutkan? Sudahlah sekarang diam dan nikmati" kata Langit yang sudah tidak sabar.


Langit mencium bibir Zie saat junior miliknya sedang berusaha masuk kedalam milik Zie.

__ADS_1


"Sakit" kata Zie yang sudah berlinang air mata.


"Tahan ya sayang, sebentar lagi" ucap Langit yang terus mencium bibir Zie agar sakit yang dirasakannya berkurang.


Zie yang merasa seperti di robek paksa di bagian tubuhnya hanya terus meringis menahan sakit, namun tidak lama rasa sakit yang dia rasakan sedikit berkurang dan berganti menjadi rasa nikmat seiring pacuan junior Langit pada miliknya.


"Ahhh masss" Desah Zie dengan menarik rambut Langit.


Mendengar suara Zie yang mengerang kenikmatan membuat Langit semakin semangat mengacu junior miliknya dengan Zie.


Mereka terus beradu nafas dan erangan karena rasa nikmat, sampai Langit sudah merasakan diujung klimaksnya.


"Terimakasih telah memberikan segalanya padaku" ucap Langit sambil mengecup bibir Zie.


Setelah olahraga malam telah usai, mereka langsung tidur terbaring karena merasa sangat lelah.


*********

__ADS_1


Keesokan harinya, Langit sedang memandangi wajah cantik istrinya yang tengah tertidur pulas. Terlihat dengan jelas rona lelah karena perbuatannya semalam yang mereka lakukan, namun tidak bagi Langit karena ia merasa lebih bugar dan pikirannya juga lebih jernih.


Langit mengakhiri kegiatannya setelah melihat wajah Zie yang kelelahan. Dan benar saja setelah Langit melepaskan diri, Zie langsung tertidur pulas hingga saat ini. Bahkan Zie tidak merespon saat Langit menggoda dengan cara menusuk-nusukkan jari telunjuknya di pipi mulus Zie, membuat Langit begitu gemas melihatnya.


"Aku bersyukur karena kamulah yang menjadi istriku. Kamu mampu menerima kekuranganku bahkan memasrahkan dirimu dengan orang yang tidak pernah kamu kenal sebelumnya, dengan tulus kamu juga melayani semua kebutuhanku tanpa sedikitpun mengeluh. Aku berjanji lagi padamu aku tidak akan membuatmu sedih atau melepasmu, kamu hanya milikku! Kamulah tulang rusuk ku yang selama ini aku cari, tetaplah di sisi ku Sayang meski apapun yang terjadi nanti pada kita. I love you Zie Natakusuma" Gumam Langit lalu mengecup mesra kening istrinya yang sudah ia unboxing semalam.


Zie menggeliat saat tidurnya terusik karena tangan nakal Langit yang menjelajah di tubuh bagian atasnya. Zie mengerjapkan pelan matanya beberapa kali, lalu membuka matanya dengan sempurna.


Terlihat di pandangan pertamanya pagi ini wajah seorang lelaki tampan yang kini menjadi suaminya seutuhnya. Wajahnya tersipu malu tatkala Langit terus menatapnya dengan senyum mengembang di bibirnya.


"Selamat pagi menjelang siang Sweet heart" Langit menyapa Zie dengan suara yang lembut, lalu mengecup sekilas kening wanitanya itu.


Zie membuka telapak tangannya dengan perlahan yang menutupi wajahnya karena merasa malu terhadap Langit.


"Eemmhhh... Pagi juga Mas" Zie tersenyum kikuk saat mengingat kejadian semalam.


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


...To be continued,Happy reading....


__ADS_2